Samarinda – Ada kabar gembira khusus untuk para atlet Provinsi Kalimantan Timur yang sukses mendapatkan medali emas di event PON Aceh – Sumatra Utara tahun kemarin. Pihak KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) segera memberikan hadiah dana pembinaan kepada para atlet peraih medali emas di event PON (Pekan Olahraga Nasional) Aceh – Sumatra Utara lalu.
Pemberian Dana Pembinaan Untuk Atlet Peraih Medali Emas
Saat ini pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Timur telah menyiapkan dana pembinaan khusus untuk 113 atlet peraih medali emas. Dana pembinaan tersebut akan mulai diberikan kepada para atlet mulai tanggal 13 Maret mendatang.
Berkat dedikasi dan kerja keras dari para atlet inilah, provinsi Kalimantan Timur dapat menduduki peringkat 8 dengan total perolehan 29 medali emas, 55 medali perak dan 68 medali perunggu.
Total angka 113 didapatkan dari jumlah atlet yang berperan dalam meraih medali emas yang merupakan penggabungan dari cabang olahraga perorangan dan juga cabang olahraga regu seperti futsal, kriket hingga hoki.
Rusdiansyah Aras selaku Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Provinsi Kalimantan Timur menyatakan bahwa pemberian dana pembinaan tersebut merupakan bentuk apresiasi KONI Provinsi Kaltim terkait keberhasilan peraihan medali emas pada event PON Aceh – Sumut lalu.
Mengenai besaran hadiah dana pembinaan yang didapatkan oleh setiap atlet adalah Rp 1.000.000 yang diberikan setiap bulan selama 1 tahun ke depan. Bisa diartikan penerimaan hadiah dana pembinaan berada di angka total Rp 12.000.000.
“Jadi, nanti setiap bulan itu atlet akan terima uang Rp 1 juta selama satu tahun. 13 Maret ini akan mulai disalurkan langsung ke rekening atlet,” terang Rusdiansyah Aras dalam kapasitasnya sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kaltim sebagaimana dilansir dari Kaltim Post.
KONI Kaltim Harapkan Atlet Bisa Lebih Semangat Mencetak Prestasi
Alasan dari adanya pemberian dana hanya kepada atlet peraih medali emas dikarenakan alokasi anggaran yang tersedia sejak awal dialokasikan untuk para atlet yang berhasil meraih medali emas.
“Bukan berarti KONI Kaltim tidak menghargai peraih medali lain. Untuk peraih medali lainnya nanti sudah ada programnya sendiri yakni TC mandiri, itu semua peraih medali dan pelatih juga dapat,” imbuh Ketua KONI Kaltim (Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Timur), Rusdiansyah Aras.
Untuk kedepannya, Rusdiansyah Aras mempunyai harapan agar setelah mendapatkan dana apresiasi kali ini, para atlet di Provinsi Kalimantan Timur, akan lebih termotivasi untuk mencetak prestasi di berbagai event olahraga dalam tingkat regional, nasional maupun internasional.
“Semoga ini bisa memotivasi semua atlet Kaltim untuk berprestasi,” tegas Rusdiansyah Aras selaku Ketua KONI Kaltim (Komite Olahraga Nasional Indonesia Provinsi Kalimantan Timur) kembali.
