Jakarta – Pesawat Air India jatuh setelah lepas landas dari kota Ahmedabad dan berencana terbang menuju kota London. Dari jumlah 242 penumpang dan awak, diketahui hanya 1 orang yang berhasil selamat dari peristiwa nahas tersebut.
Pesawat Air India Jatuh di Kawasan Padat Penduduk
Setelah berangkat dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, armada pesawat Air India jatuh menabrak area pemukiman warga, kompleks rumah sakit dan juga asrama mahasiswa kedokteran setempat.
Tercatat ada 12 awak pesawat, 230 penumpang yang terdiri dari 169 warga India, 53 warga berkewanegaraan Inggris, 7 warga Portugal dan 1 orang asal Kanada. Akibatnya tragedi pesawat Boeing 787 – 8 Dreamliner masuk ke daftar bencana penerbangan yang paling mematikan dalam sejarah negara India.
Kronologi Tragedi Air India Jatuh Menurut Flight Radar 24
- 30 waktu setempat, pesawat masih berada di darat
- 13:34 waktu setempat, pesawat mulai lepas landas di kecepatan 18,5 km/jam (10 knot)
- 13:38 waktu setempat, armada pesawat berada di ketinggian 190 meter (174 knot), kemudian sinyal hilang.
Armada pesawat Boeing 787 – 8 Dreamliner tersebut diketahui sempat mengirimkan sinyal panggilan mayday kepada menara pengatur lalu lintas udara ketika lepas landas namun tercatat tidak memberikan respons balasan.
Menurut Marco Chan selaku pakar keselamatan penerbangan, ketika Air India jatuh, cuaca diketahui cerah dan stabil. Jarak pandang mencapai 6 km dan angin permukaan pun ringan.
“Tidak ada awan atau fenomena cuaca signifikan yang dilaporkan, tanpa indikasi geseran angin, badai, atau kondisi buruk lainnya yang mungkin berkontribusi terhadap insiden tersebut” jelas Marco Chan dalam kapasitasnya sebagai pakar keselamatan penerbangan sebagaimana dilansir dari Reuters.
Baca juga : Komisi III Tegaskan Regulasi Lalu Lintas Sungai Untuk Hindari Insiden Terulang
Hanya Ada 1 Penumpang yang Berhasil Selamat
Vishwashkumar Ramesh, seorang warga negara Inggris, menjadi satu – satunya penumpang yang berhasil selamat dari tragedi jatuhnya pesawat Air India tersebut. Vishwashkumar diketahui terbang bersama Ajay, saudara laki – lakinya, namun keberadaan Ajay sampai saat ini masih belum diketahui.
Vishwashkumar menjelaskan bahwa jatuhnya armada pesawat tersebut terjadi dalam waktu yang sangat singkat. Hanya 30 detik setelah pesawat Boeing 787 – 8 lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel.
“30 detik setelah lepas landas, terdengar suara keras… semuanya terjadi begitu cepat,” ujar Vishwashkumar Ramesh warga negara Inggris yang menjadi penumpang Air India.
Meski dirinya berhasil selamat, Vishwashkumar tidak tahu bagaimana dan kenapa ia bisa berhasil selamat dari tragedi nahas tersebut. Amit Shah selaku Menteri Dalam Negeri India diketahui datang dan menjenguk Vishwashkumar di rumah sakit.
