HomeHukumKomisi III Tegaskan Regulasi Lalu Lintas Sungai Untuk Hindari Insiden Terulang

Komisi III Tegaskan Regulasi Lalu Lintas Sungai Untuk Hindari Insiden Terulang

Samarinda – Akhmed Reza Fachlevi selaku Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur baru – baru ini menegaskan pemberlakuan regulasi lalu lintas sungai untuk mencegah terjadinya kembali insiden di Jembatan Mahakam. Seperti yang diketahui, bulan lalu terjadi insiden kecelakaan tabrakan antara tongkang muatan kayu dengan Jembatan Mahakam I.

Penegasan Regulasi Lalu Lintas Sungai Untuk Lindungi Masyarakat

Insiden penabrakan tongkang dengan Jembatan Mahakam I tidak hanya berakibat kerusakan infrastruktur, tapi juga mempunyai dampak secara sosial dan tentunya membahayakan keselamatan masyarakat pengguna jembatan.

Insiden dengan estimasi kerugian mencapai angka milyaran rupiah tersebut turut membahayakan keamanan dan kenyamanan para pengguna jembatan dan juga masyarakat yang bermukim di sekitar kota Samarinda.

“Kita harus memikirkan aspek keselamatan masyarakat Kaltim, khususnya Samarinda, serta dampak sosial yang ditimbulkan. Ini bukan sekadar persoalan kerugian, tetapi juga menyangkut keamanan publik,” ungkap Akhmed Reza Fachlevi dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur.

Akhmed Reza Fachlevi kembali menegaskan bahwa pihak yang menjadi penyebab insiden tabrakan tersebut haruslah bertanggung jawab dan mengambil langkah konkret sesegera mungkin.

Baca juga: Dihantam Tongkang Muatan Kayu, Tim Khusus Investigasi Kondisi Jembatan Sungai Mahakam

Wakil Ketua Komisi III tersebut juga berharap agar pihak BPJN (Balai Pelaksana Jalan Nasional) dan KKJTJ (Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalanan) agar segera memberikan rekomendasi tentang bagaimana pengaplikasian kelayakan penggunaan jembatan setelah terjadinya insiden tabrakan tersebut.

“Pihak yang menabrak harus segera bertanggung jawab. Kami juga menunggu rekomendasi dari BPJN dan KKJTJ agar bisa diketahui apakah jembatan ini masih layak difungsikan atau tidak,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Akhmed Reza Fachlevi.

Perketat Regulasi Lalu Lintas Sungai

Besarnya kerugian dan kerusakan yang timbul dari insiden tabrakan antara tongkang dengan Jembatan Sungai Mahakam semakin menyadarkan kita tentang pentingnya penegasan regulasi lalu lintas sungai Mahakam.

Akhmed Reza Fachlevi juga turut menyoroti pentingnya pengaturan dan penegasan regulasi lalu lintas sungai supaya kesalahan dan insiden serupa tidak terulang kembali di masa depan. Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kaltim ini juga meminta pihak KSOP (Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan) untuk lebih jeli dan ketat dalam pengaplikasian pengaturan regulasi lalu lintas sungai di sekitar jembatan Mahakam.

“Kita berharap KSOP bisa lebih optimal dalam mengatur lalu lintas di Sungai Mahakam agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pinta Akhmed Reza Fachlevi.

Tidak hanya menguatkan regulasi lalu lintas sungai, pihaknya juga meminta adanya langkah preventif yang dilakukan, seperti pemasangan sistem CCTV dan juga sensor navigasi supaya aktivitas di sekitar sungai dan jembatan dapat diawasi dengan lebih canggih. Keberadaan sensor navigasi juga dapat memudahkan proses monitoring pergerakan kapal dan arus lalu lintas sungai.

“Ke depan, kita harus mempertimbangkan pemasangan CCTV atau sensor navigasi agar pergerakan lalu lintas di sungai bisa dipantau lebih baik,” pungkas Akhmed Reza Fachlevi dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPRD Kaltim.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular