Samarinda – Rudy Mas’ud dan Seno Aji baru saja menghadiri diskusi safari Ramadan. Dalam kegiatan safari Ramadan tersebut, Rudy Mas’ud selaku Gubernur Kaltim dan Seno Aji selaku Wakil Gubernur Kaltim memberikan informasi terkait program Gratispol yang akan segera dihadirkan ditengah – tengah masyarakat Provinsi Kalimantan Timur.
Safari Ramadan Berbuah Berkah Pendidikan Gratis
Dalam kesempatan safari Ramadan ini, Suryanata selaku salah satu jamaah warga setempat, sempat menanyakan tentang batas usia dari penerima beasiswa program Gratispol. Suryanata ingin mengetahui apakah program Gratispol hanya menyasar SMA/SMK saja atau siswa dan siswi pesantren juga bisa menikmati program Gratispol tersebut.
Rudy Mas’ud selaku Gubernur Provinsi Kalimantan Timur kemudian menerangkan bahwa para penerima beasiswa Gratispol diharuskan berumur maksimal 25 tahun untuk jenjang pendidikan S1, untuk jenjang pendidikan S2 maksimal 35 tahun sedangkan khusus untuk jenjang pendidikan S3 berada di umur maksimal 45 tahun.
Baca juga: Program Gratispol Mulai Fase Pendataan, Kapan Mahasiswa Bisa Daftar?
Alasan Penetapan Umur di Program Gratispol
Penetapan umur maksimal tersebut sudah disesuaikan dengan ketersediaan data statistik. Rudy Mas’ud tidak ingin ada kejadian ketika seorang individu telah aktif bekerja di usia 19 tahun, tapi baru bisa mengambil kuliah S1 atau S2 di umur yang sudah menyentuh 40 tahun. Hal tersebut tidak sesuai dengan cita – cita pendidikan dan visi dari Rudy Mas’ud dan Seno Aji.
“Pada perinsipnya untuk tahun ini kita anggarkan Rp 750 miliar. Yang mana biaya tersebut dialokasikan untuk pendidikan gratis beasiswa bagi pelajar SMA sederajat, pondok pesantren, dan mahasiswa,” kata Rudy
Dalam event safari Ramadan tersebut, ikut hadir Sri Wahyuni selaku Sekprov (Sekretaris Provinsi), HM Syirajudin selaku Asistem Pemerintahan dan Kesra Sekprov, Ujang Rachmad dalam kapasitasnya sebagai Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan. Turut hadir juga beberapa anggota DPRD Provinsi Kaltim dan Ketua pengurus masjid Fathul Khair Samarinda.
