HomeLifestyleAlami Lonjakan Pengunjung, IKN Perluas Akses Disabilitas Selama Libur Lebaran

Alami Lonjakan Pengunjung, IKN Perluas Akses Disabilitas Selama Libur Lebaran

Nusantara – Antusiasme pengunjung IKN (Ibu Kota Nusantara) selama masa libur lebaran tercatat mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Menyikapi lonjakan angka pengunjung, pihak Otorita IKN berinisiatif untuk memperluas akses disabilitas untuk para pengunjung yang mempunyai kondisi spesial untuk memasuki KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) IKN dengan memakai kendaraan pribadi.

Dispensasi Khusus Untuk Mudahkan Akses Disabilitas

Dalam ketentuan standarnya, setiap pengunjung KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) IKN harus mengakses area tersebut dengan menggunakan armada bus listrik yang sebelumnya sudah disediakan oleh pihak Otorita IKN.

Namun, untuk memperlancar aktivitas kunjungan dan tentunya menghindari terjadinya penumpukan penumpang, maka pihak Otorita IKN memberikan dispensasi khusus berupa izin untuk memasuki KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) dengan menggunakan mobil pribadi. Secara tidak langsung, hal ini juga mempermudah akses disabilitas selama kunjungan ke kawasan IKN.

“Selain penyandang disabilitas, kami juga memberikan dispensasi kepada orang tua lansia, dan anak-anak. Hal ini kami jalankan dengan koordiansi dan melalui pengaturan dari petugas di lapangan,” kata Troy Pantouw dalam kapasitasnya sebagai Staf Khusus Kepala Otorita IKN Bidang Komunikasi Publik.

Tercatat pada hari kedua Lebaran, jumlah pengunjung yang datang ke kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara) berada di angka 8.000 pengunjung. Mengingat lahan parkir yang tersedia masih terbatas, maka pihaknya juga menerapkan strategi pengaturan kendaraan spesial.

Baca juga: Disdikbud Kaltim Beri Perhatian Khusus Pada Menu MBG Anak Disabilitas

Pengaturan Simulasi Khusus Untuk Hadapi Lonjakan Pengunjung

Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi selaku Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN menyatakan bahwa pihaknya telah beberapa kali melakukan simulasi terkait pengaturan akses masuk dan keluar kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara).

“Untuk mengoptimalkan area parkir, kami mencari lokasi alternatif seperti area depan Bank Indonesia, arah menuju hunian ASN, dan sekitar Rumah Sakit Hermina. Hal ini dilakukan agar pembangunan dan perawatan jalan di Sumbu Timur tidak terganggu,” ungkap Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi dalam kapasitasnya sebagai Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN.

Tidak hanya mempermudah akses disabilitas, pihak Otorita IKN juga menerapkan beberapa langkah mitigasi untuk menghadapi kepadatan pengunjung secara lebih efisien seperti penyediaan pos pelayanan kesehatan, RS Mayapada, RS Hermina hingga penyediaan kafe dan restoran.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular