Kutai Kartanegara – Pihak Kementan (Kementerian Pertanian) Republik Indonesia tahun ini telah menetapkan alokasi dana anggaran sejumlah Rp 47, 49 miliar untuk meningkatkan ketahanan pangan di kawasan Kabupaten Kukar (Kutai Kartanegara).
Langkah alokasi dana tersebut diharapkan dapat merealisasikan Kabupaten Kutai Kartanegara sebagai bagian dari penyuplai kebutuhan pangan utama untuk IKN (Ibu Kota Nusantara).
Upaya Ketahanan Pangan di Kabupaten Kukar
Alokasi dana anggaran dari pihak Kementerian Pertanian RI dipastikan akan dimanfaatkan dengan optimal untuk membiayai berbagai pengadaan dan juga kegiatan yang dapat membantu merealisasikan peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Upaya optimalisasi lahan yang akan dilakukan oleh pihak Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Kutai Kartanegara adalah pengadaan peralatan pertanian modern dan juga menyelenggarakan berbagai jenis kegiatan dari kelompok – kelompok tani yang ada di Kabupaten Kukar lewat sistem manajerial Brigade Pangan.
Hal tersebut ditekankan kembali oleh Edi Damansyah selaku Bupati Kukar, ia menekankan pengelolaan dana tersebut harus sesuai dengan arahan dari pihak Kementan RI. Hanya dengan pelaksanaan hal tersebutlah, kedepannya Kabupaten Kutai Kartanegara dapat membentuk ketahanan pangan dan ikut membantu menopang kebutuhan IKN (Ibu Kota Nusantara).
“Para Brigade Pangan telah menerima bantuan ini, maka saya minta mereka mempedomani tahapan yang telah ditetapkan kementan agar target ketahanan pangan tercapai,” kata Edi Damansyah dalam kapasitasnya sebagai Bupati Kabupaten Kutai Kartanegara.
Baca juga: Pemberdayaan Petani Siap Perkuat Ketahanan Pangan Kukar
Fokus Optimalisasi Usaha Ketahanan Pangan
Saat ini 2.392 hektar lahan pertanian yang ada di 4 kecamatan (Kecamatan Tenggarong, Samboja, Marang Kayu & Kecamatan Anggana) di Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi fokus upaya optimalisasi ketahanan pangan. Dari jumlah total Rp 47, 49 miliar yang diterima, Rp 11 miliar akan dipakai untuk upaya peningkatan prasarana irigasi beserta jalan pertanian.
Untuk pengerjaan proyek akan dipercayakan kepada pihak Kodim 0906/Kutai Kartanegara dan juga Kodim 0908/Bontang. Untuk upaya pengelolaan lahan, bantuan pemerintah yang didapat akan segera disalurkan ke rekening Brigade Pangan sejumlah Rp 900 juta setiap hektarnya. Tak hanya itu saja, dalam waktu dekat akan ada pengadaan alat dan mesin pertanian modern secara masif demi meningkatkan produksi, efisiensi panen dan pasca panen.
Edi Damansyah juga meminta agar pihak Dinas Pertanian dan Perternakan Kutai Kartanegara untuk membantu mengawal jalannya program ketahanan pangan berskala nasional ini. Ia juga meminta Kepala Dinas Pertanian & Peternakan untuk membantu penyelenggaraan diskusi kelompok antara pihak petani dan Bankaltimtara.
