HomeInternasionalHabemus Papam! Kardinal Robert Prevost Resmi Jadi Paus Terpilih

Habemus Papam! Kardinal Robert Prevost Resmi Jadi Paus Terpilih

Jakarta – Habemus Papam! Akhirnya kepulan asap putih keluar dari cerobong asap di Kapel Sistina dan kini telah ada Paus terpilih untuk memimpin umat Katolik di seluruh dunia. Keluarnya asap putih tersebut menjadi tanda bahwa mayoritas dari total 133 kardinal yang menjadi peserta konklaf telah sepakat atas pemilihan nama yang sama untuk menjadi Paus terpililh.

Hasil Konklaf: Kardinal Robert Prevost Jadi Paus Terpilih

Pertemuan antara Dewan Kardinal dalam memilih Paus baru akhirnya berhasil sepakat akan satu nama. Paus terpilih pada konklaf di Kapel Sistina adalah Kardinal Robert Prevost yang berasal dari negara Amerika Serikat. Ketika resmi menjadi Paus terpilih, ia memilih untuk menggunakan nama Paus Leo XIV. Artinya, kini Paus Leo XIV resmi menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik di seluruh dunia.

Berdasarkan siaran langsung dari Vatican News, saat terselenggaranya konklaf, lapangan Santo Petrus di kota Vatikan telah penuh oleh berbagai kalangan masyarakat. Semua yang hadir setia menanti dan bersiap diri menyambut Paus terpilih yang dipastikan muncul dari balkon dan menyapa para pemeluk Katolik yang hadir di lapamngan Santo Petrus.

Diadakannya konklaf sendiri didasarkan pada pemilihan Paus baru yang menjadi sosok penerus dari Paus Fransiskus dan memimpin setidaknya 1,4 miliar umat Katolik yang tersebar di seluruh dunia.

“Identitas dari paus baru tersebut belum diketahui tetapi diperkirakan akan segera diumumkan,” sebagaimana dilansir dari New York Times melalui Tempo pada hari Jum’at tanggal 9 Mei 2025.

Baca juga: Wasiat Paus Fransiskus: Ubah Mobil Kepausan Jadi Unit Layanan Kesehatan Gaza

Kehadiran Kardinal Peserta Konklaf Lebih Banyak

Diketahui, jumlah Kardinal pada penyelenggaraan konklaf kali ini lebih banyak dari konklaf sebelumnya yang berjumlah 115 kardinal. Pada konklaf untuk memilih penerus dari Paus Fransiskus kali ini terdapat 133 kardinal, termasuk Kardinal Ignatius Suharyo selaku Uskup Agung Jakarta yang menjadi salah satu kardinal yang dipastikan mengikuti konklaf kali ini.

Sebagai informasi, tradisi penyelenggaraan konklaf diresmikan mulai tahun 1274 oleh sosok Paus Gregorius X dalam Konstitusi Ubi Periculum. Di dalamnya ditetapkan bahwa dalam pemilihan mendatang, para Kardinal harus datang dan diasingkan dari dalam dan luar agar mereka dapat fokus untuk menjalankan tugas memilih kepala Gereja Katolik. Tentunya, tanpa ada campur tangan dan pengaruh dari politik dan kepentingan pribadi.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular