Jakarta – Menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1446 H, Presiden Prabowo Subianto diketahui membeli puluhan sapi Simental dari berbagai tempat di Indonesia. Sejatinya, sapi Simental merupakan sapi kelas premium yang memiliki banyak kelebihan di sisi tekstur daging dan juga cita rasanya.
Presiden Prabowo Memilih Sapi Simental sebagai Kurban Idul Adha
Sapi Simental yang dipilih Presiden Prabowo sebagai hewan kurban akan disalurkan ke berbagai wilayah di Indonesia, dari mulai IKN (Ibu Kota Nusantara), Provinsi Kalimantan Timur, Riau, Blora, Bekasi sampai dengan daerah Lumajang.
Proses pembelian sapi Simental tersebut diketahui telah melalui berbagai proses seleksi yang tidak hanya ketat tapi juga transparan. Salah satu sapi kurban terbesar memiliki bobot mencapai 1,1 ton dan diketahui berasal dari Peternakan Berkah Bersama Sejahtera (BBS) yang berada di kawasan Jati Asih, Kota Bekasi.
“Proses pembelian tidak dilakukan sembarangan. Diawali rekomendasi dari Dinas Ketahanan Pangan Kota Bekasi ke provinsi, hingga ke Sekretariat Presiden,” jelas Ahmad Jupri dalam kapasitasnya sebagai pemilik peternakan BBS (Berkah Bersama Sejahtera).
Untuk memastikan kualitasnya, setiap sapi kurban menjalani uji kesehatan darah dan Post Slaughter Syndrome (PSS). Bahkan pihak Sekretariat Presiden terlibat secara langsung melalui sesi presentasi secara online untuk memastikan setiap sapi berada dalam kondisi yang sehat dan sesuai standar.
“Penimbangan berat badan dilakukan real time via Zoom, lalu proses tawar-menawar. Akhirnya, kami sepakat di harga Rp85 juta sebagai bentuk penghormatan kami untuk Presiden,” ujar Ahmad Jupri dalam kapasitasnya sebagai pemilik peternakan BBS (Berkah Bersama Sejahtera).
Baca juga: Koperasi Desa Merah Putih Besutan Prabowo Akan Dukung Ekonomi Desa
Sapi dengan Kualitas Tekstur dan Rasa Premium
Berasal dari Lembah Simme, Swiss, sapi Simental diketahui sebagai salah satu ras unggulan dalam kegiatan kurban. Pasalnya, jenis sapi tersebut memiliki postur tubuh yang besar, memiliki kecepatan pertumbuhan yang tinggi dan memiliki daya tahan yang kuat terhadap iklim tropis.
Dari sisi tekstur dan rasa daging, sapi asal Swiss ini dikenal memiliki tekstur yang empuk dengan marbling alami. Rasa dagingnya pun dipastikan juicy dan gurih, tak heran sapi tersebut banyak dipilih untuk dijadikan olahan rendang, gulai sampai steak.
Diketahui ada sekitar 13 ekor sapi Simental yang akan didistribusikan secara merata di 10 kabupaten dan kota yang berada di provinsi Kalimantan Timur, jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan juga IKN (Ibu Kota Nusantara).
