Jakarta – Tokoh ekonom dan politik senior Indonesia, Kwik Kian Gie meninggal dunia di usia 90 tahun. Kabar berpulangnya mantan Menteri Koordinator Bidang EKUIN (Ekonomi, Keuangan dan Industri) tersebut dikonfirmasi oleh Mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno dan Hendrawan Supratikno, senior dari PDI-P.
Kwik Kian Gie Meninggal Dunia Sebagai Sosok Inspiratif
Selama hidupnya, sosok Kwik Kian Gie dikenal sebagai ahli ekonomi dan politik. Hendrawan Supratikno menyebutkan bahwa Kwik Kian Gie merupakan sosok yang sarat akan integritas. Lebih lanjut, Hendrawan memberikan konfirmasi sebelumnya Kwik Kian Gie sempat dirawat selama 2 bulan di RS Medistra.
“Beliau meninggal dunia setelah dirawat sekitar dua bulan di RS Medistra. RIP (rest in peace) Kwik Kian Gie. Selamat jalan menuju keabadian, ekonom andal berintegritas. You’ll be missed” ucap Hendrawan Supratikno.
Sosok Kwik Kian Gie meninggal dunia dengan meninggalkan berbagai inspirasi bagi dunia ekonomi dan politik Indonesia. Sandiaga Uno menyatakan Kwik Kian Gie selama ini selalu mengutamakan kepentingan rakyat. Oleh karenanya, ia merasa sangat kehilangan sosok Kwik Kian Gie.
“Selamat jalan Pak Kwik Kian Gie. Ekonom, pendidik, nasionalis sejati. Mentor yang tak pernah lelah memperjuangkan kebenaran. Yang berdiri tegak di tengah badai, demi kepentingan rakyat dan negeri. Indonesia berduka,” tulis Sandiaga Uno dalam akun pribadi X sebagaimana dilansir dari CNBC Indonesia.
Baca juga: Keberhasilan Kaltim Raih Stabilitas Ekonomi di Tengah Guncangan Global
Jejak Kwik Kian Gie dalam Perkembangan Ekonomi & Politik Indonesia
Dalam masa aktifnya, Kwik Kian Gie pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri dari mulai tahun 1999 sampai 2000. Setelahnya ia menjabat sebagai Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional serta Ketua Bappenas hingga tahun 2004.
Di tahun 2004, Kwik Kian Gie menjabat sebagai kepala BPPN dan dikenal aktif menjalankan perannya sebagai fungsionaris PDI – P. Selama bekerja, Kwik Kian Gie selalu mencari formula terbaik agar kekayaan alam negara Indonesia mampu bermanfaat maksimal untuk masyarakat.
Tak hanya dari kalangan PDI – P, Fadli Zon selaku Menteri Kebudayaan dan Wakil Ketum Partai Gerinda menyatakan kehilangan setelah mendengar kabar sosok Kwik Kian Gie meninggal dunia.
Fadli menyatakan selama hidupnya, ekonom senior tersebut memiliki banyak pemikiran yang selaras dengan Partai Gerindra dan juga Presiden Prabowo.
“Saya merasa sangat kehilangan sekali atas kepergian dari Pak Kwik Kian Gie, seorang ekonom, pemikir ekonomi yang nasionalis, yang juga mencita-citakan terwujudnya Pasal 33 UUD 1945. Banyak pemikiran Kwik Kian Gie yang saya kira sejalan, terutama juga dengan haluan dari Gerindra,” ucap Fadli Zon.
