HomeInternasionalHari Valentine: Sejarah dan Perayaannya di Berbagai Negara

Hari Valentine: Sejarah dan Perayaannya di Berbagai Negara

Topik7 – Hari Valentine, yang dirayakan setiap tanggal 14 Februari, adalah hari di mana para pasangan mengungkapkan kasih sayang mereka melalui kartu ucapan dan hadiah. Karena kemiripannya dengan festival Romawi kuno Lupercalia yang diadakan pada pertengahan Februari, beberapa pihak menduga bahwa Hari Valentine memiliki asal-usul dari perayaan tersebut. Lupercalia merupakan festival yang menandai datangnya musim semi dan mencakup ritual kesuburan serta tradisi pengundian pasangan antara pria dan wanita. Pada akhir abad ke-5, Paus Gelasius I melarang perayaan Lupercalia dan sering dikaitkan dengan penggantian festival tersebut dengan Hari Santo Valentinus. Namun, asal-usul pasti Hari Valentine tetap tidak jelas. Hari ini baru mulai diperingati sebagai hari romantis sekitar abad ke-14.

Legenda Santo Valentinus

Meskipun ada beberapa martir Kristen yang bernama Valentinus, diyakini bahwa Hari Valentine berasal dari seorang imam yang dihukum mati sekitar tahun 270 M oleh Kaisar Claudius II Gothicus. Menurut legenda, sang imam menandatangani surat dengan kalimat “Dari Valentinmu” kepada putri sipir penjara, yang menjadi temannya dan menurut beberapa kisah, disembuhkannya dari kebutaan. Ada pula kisah lain yang menyebut bahwa hari ini dinamai sesuai dengan nama seorang uskup yakni Santo Valentinus dari Terni. Beberapa pihak bahkan berpendapat bahwa kedua santo ini mungkin adalah orang yang sama.

Legenda lain yang populer menyatakan bahwa Santo Valentinus menentang perintah kaisar dan diam-diam menikahkan pasangan agar para suami dapat terhindar dari wajib militer. Karena tindakan inilah, Hari Santo Valentinus dikaitkan dengan cinta dan kasih sayang.

Tradisi dan Simbol Hari Valentine

Pesan cinta atau “valentine” pertama kali muncul pada abad ke-16, dan pada akhir abad ke-18, kartu ucapan cetak mulai digunakan. Kartu Valentine komersial pertama di Amerika Serikat mulai diproduksi pada pertengahan abad ke-19. Kartu-kartu ini sering menampilkan Cupid, dewa cinta dalam mitologi Romawi, serta gambar hati, yang secara tradisional dianggap sebagai pusat emosi. Selain itu, burung juga menjadi simbol Hari Valentine karena diyakini bahwa musim kawin burung dimulai pada pertengahan Februari.

Hadiah yang paling umum diberikan pada Hari Valentine meliputi permen dan bunga, terutama mawar merah, yang melambangkan keindahan dan cinta.

Perayaan Hari Valentine di Berbagai Negara

Hari Valentine dirayakan secara luas di Amerika Serikat, Inggris, Kanada, dan Australia, serta di beberapa negara lain seperti Argentina, Prancis, Meksiko, dan Korea Selatan. Di Filipina, Hari Valentine bahkan menjadi hari pernikahan yang paling umum, dengan banyak pasangan melangsungkan pernikahan massal pada tanggal ini.

Seiring waktu, perayaan Hari Valentine tidak hanya terbatas pada pasangan romantis. Hari ini juga menjadi momen untuk menunjukkan kasih sayang kepada keluarga dan teman-teman. Di banyak sekolah, anak-anak saling bertukar kartu Valentine sebagai bentuk persahabatan dan kebersamaan.

Sumber: britannica

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular