Jakarta – Untuk merayakan momen mudik 2025 dan meringankan beban para pemudik, pemerintah berencana untuk menyelenggarakan program diskon khusus tiket pesawat sebesar 10%. Diskon ini berlaku untuk periode seminggu sebelum mudik hingga seminggu sesudah lebaran, dan hanya bisa digunakan oleh rute penerbangan dalam negeri alias domestik saja.
Mekanisme Diskon Mudik 2025
Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menjelaskan bahwa kebijakan diskon mudik 2025 ini akan dipastikan aktif selama dua minggu penuh, seminggu sebelum dan seminggu setelah momen Lebaran selesai. Hal ini sudah dijamin dan dipastikan langsung oleh Airlangga Hartarto.
“Diskon pesawat besarnya sekitar 10 persen dan diberlakukan dua minggu, seminggu sebelum dan sesudah Lebaran,” jelas Airlangga dalam event The Economic Insights 2025
Meski mekanisme pastinya belum dirancang, tetapi garis besar dari mekanisme diskon tiket pesawat akan mengikuti pola skema sebelumnya yang sudah dijalankan saat periode Natal dan Tahun Baru kemarin. Artinya, diskon tersebut berlaku untuk seluruh maskapai sehingga masyarakat mempunyai lebih banyak pilihan.
Masih Ada Diskon Spesial Lainnya Untuk Para Pemudik
Tidak hanya diskon untuk tiket pesawat, para pemudik juga akan merasakan diskon tarif tol. Nantinya pemerintah akan memberikan potongan harga pada nominal tarif tol selama periode mudik Lebaran berlangsung.
Saat ini, Kementerian PU (Pekerjaan Umum) tengah membahas rumusan tersebut lebih lanjut, tapi bisa dipastikan diskon tarif tol yang akan dijalankan akan dijalankan sesuai dengan arahan instruksi dari Presiden Prabowo.
Dody Hanggodo selaku Menteri PU (Pekerjaan Umum) juga menyatakan pada saat ini pihaknya akan memulai diskusi bersama dengan pihak BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) untuk membuat rumusan skema potongan harga yang akan diberikan kepada para pemudik di tahun ini.
“Kami masih mendiskusikan detailnya. Pak Prabowo tidak menyebutkan berapa besarnya diskon tol, jadi nanti kami tentukan bersama,” ungkap Dody Hanggodo di Kompleks Istana Kepresidenan sebagaimana dilansir dari Kompas.
