HomeOlahraga & KesehatanESI Kaltim Serius Siapkan Atlet Esport untuk PON

ESI Kaltim Serius Siapkan Atlet Esport untuk PON

Kalimantan Timur – Pengurus Provinsi (Pengprov) dari E-Sports Indonesia (ESI) Provinsi Kalimantan Timur serius untuk benar – benar menyiapkan atlet esport pada divisi eFootball. Komitmen ini dibuktikan dengan kesuksesan diadakannya Liga eFootball sejak hari Minggu tanggal 9 Februari lalu.

Liga eFootball Harapkan Atlet Esport Berbakat

Liga eFootball yang diselenggarakan oleh pihak ESI (E-Sports Indonesia) Provinsi Kalimantan Timur ini berjalan secara online dan dipastikan akan terus berjalan selama 4 bulan kedepan. Event Liga eFootball ini berhasil menarik perhatian generasi muda Kalimantan Timur yang ingin berkarir secara profesional di industri esports.

Tercatat ada total 60 peserta yang mengikuti ajang Liga eFootball untuk kemudian dibagi menjadi 3 group. Masing – masing pemain akan bermain selama 20 hari dalam kurun waktu 1 season. Pada season pertamanya, atlet esport asal Kabupaten Kukar (Kutai Kartanegara) bernama Ade Ananta berhasil menjadi atlet terbaik dengan akumulasi total 36 poin.

“Kami bikin kompetisi ini tujuan utamanya agar ada persaingan. Dari 60 peserta, ada beberapa yang merupakan pemain professional. Artinya ada kesempatan untuk mengukur kemampuan dari kompetisi ini,” terang Darwin Tandrin yang saat ini menjabat sebagai Ketua Harian ESI Kaltim.

15 Atlet Espots Terbaik Akan Merasakan Panggung Pertarungan Offline

Dalam kurun waktu 4 bulan kedepan, Liga eFootball berencana akan menghadirkan panggung pertarungan secara offline yang akan diikuti oleh 10 – 15 atlet esport terbaiknya. Diboyongnya para pemain ke kota Samarinda adalah demi melihat konsistensi para pemain ketika dihadapkan dengan panggung pertandingan secara langsung atau tatap muka.

“Yang pertama kami ingin bertatap muka dengan atlet yang dimiliki Kaltim. Kemudian, kami ingin melihat kemampuan mereka secara langsung. Yang dikhawatirkan adalah ketika online mereka bagus karena memakai jasa joki, nah itu yang ESI Kaltim ingin hindari,” tegas Ketua Harian ESI Provinsi Kalimantan Timur, Darwin Tandrin.

Pihak E-Sports Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (ESI Kaltim) mempunyai harapan besar dan tentunya optimis para pemain yang terpilih untuk bisa berkompetisi di panggung resmi seperti PON (Pekan Olahraga Nasional) dan pastinya menghasilkan atlet esport, khususnya eFootball yang berkualitas.

“Kami siapkan atlet ini bukan hanya untuk PON saja. Kami ingin mencetak atlet yang bisa berkontribusi untuk Indonesia, karena efootball ini sudah dipertandingkan hingga tingkat dunia,” ujar Darwin Tandrin selaku Ketua Harian ESI Provinsi Kalimantan Timur.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular