Kalimantan Timur – Untuk menjamin pemerataan fasilitas pendidikan gratis di Benua Etam, pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur menyatakan akan secepat mungkin membentuk badan pengelola khusus yang mempunyai tugas utama untuk mengatur, menjalankan dan mengawasi program pembebasan biaya pendidikan.
Tujuan Dibentuknya Badan Pengelola Program Pendidikan Gratis
Langkah pembentukan badan pengelola pendidikan gratis ini mempunyai tujuan khusus untuk mengimplementasikan kebijakan program pendidikan gratis secara maksimal dengan memastikannya berjalan dengan optimal dan tentunya tepat sasaran.
Kedepannya, badan pengelola program pendidikan tersebut akan bertanggung jawab dalam upaya koordinasi program pendidikan bebas biaya dan bekerja sama dengan berbagai SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) dan juga menyusun regulasi dan bagaimana pelaksanaan mekanisme yang terbaik.
“Pembentukan badan khusus sangat penting agar pendidikan gratis dapat dikelola dengan baik. Tim ini akan berkoordinasi dengan seluruh SKPD terkait, baik dalam penyusunan regulasi maupun aspek teknis lainnya,” ujar Seno Aji dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur.
Baca juga: Safari Ramadan Rudy Mas’ud & Seno Aji Infokan Beasiswa Pendidikan Gratis
Pengaturan Program Berpusat di Badan Pengelola
Badan pengelola khusus ini nantinya akan mulai disusun setelah Pergub (Peraturan Gubernur) yang mengatur pembebasan biaya pendidikan disahkan. Nantinya, Peraturan Gubernur (Pergub) inilah yang akan menjadi pedoman pokok dari upaya pengaturan kebijakan seperti distribusi program pendidikan gratis dan juga bagaimana pelaksanaan mekanisme pendanaannya.
“Setelah Pergub ditandatangani, pembentukan badan pengelola akan segera dilakukan. Ini diperlukan agar pelaksanaannya lebih terarah dan memiliki sistem yang jelas,” ucap Seno Aji selaku Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur kembali.
Nantinya, beberapa anggota dari tim transisi yang sebelumnya telah menyusun perencaaan program pembebasan biaya pendidikan ini akan bergabung dalam badan pengelola khusus tersebut.
Tim yang akan disusun nanti juga akan semakin diperkuat dengan kehadiran tenaga ahli di bidang keuangan dan pendidikan demi meningkatkan efektivitas implementasi kebijakan.
“Tim Transisi akan menjadi bagian awal dari badan pengelola ini. Namun, kami juga akan menambah tenaga profesional yang memahami bidang pendidikan dan keuangan,” ujar Seno Aji dalam kapasitasnya sebagai Wakil Gubernur Provinsi Kalimantan Timur.
