Kalimantan Timur – Kodam VI Mulawarman baru – baru ini menggelar apel Pasukan Batalion Komposit Pasukan Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (RPCPB) untuk tahun anggaran 2025. Pelaksanaan apel tersebut merupakan wujud sikap siap siaga Kodam VI Mulawarman dalam menindaklanjuti potensi terjadinya bencana alam.
Kodam VI Mulawarman Maksimalkan Upaya Penanggulangan Bencana
Berdasarkan amanat dari UU (Undang – Undang) No. 34 Tahun 2004 yang membahas tentang TNI, dijelaskan bahwa operasi bantuan penanggulangan bencana merupakan bagian dari tugas utama TNI dalam rangka pelaksanaan OMSP (Operasi Militer Selain Perang).
Menyikapi hal tersebut, Kepala Staf AD (Angkatan Darat) memberikan perintah melalui Surat Telegram Kasad No. 90 Tanggal 11 Februari 2025 untuk membentuk Batalion Komposit PRCPB di setiap Kodam agar setiap upaya penanggulangan bencana dapat direspons secara lebih cepat dan juga efektif.
Senada dengan hal tersebut, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha selaku Pangdam VI Mulawarman menyatakan penyelenggaraan apel kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan dari Satuan Tugas (Satgas) PRCPB (Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana) sekaligus seluruh komponen di dalamnya.
“Kita harus memastikan bahwa setiap unit dapat menanggapi bencana dengan cepat, tepat, dan efisien untuk meminimalisir korban jiwa dan kerugian harta benda,” ujar Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha dalam kapasitasnya sebagai Pangdam VI Mulawarman.
Baca juga: Penjagaan Keamanan Diperketat, Pangdam Temui Kepala Otorita
Urgensi Kerjasama dalam Upaya Penanggulangan Bencana
Demi menghadirkan sistem penanggulangan bencana yang berkesinambungan dan terpadu, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha selaku Pangdam VI Mulawarman menekankan pentingnya upaya kerja sama lintas sektor dengan pihak kepolisian, BPBD, Basarnas, Pemda (Pemerintah Daerah) dan juga masyarakat luas.
Pada saat ini, satuan gabungan yang disusun oleh 600 personel yang telah dirancang secara khusus untuk upaya tanggap darurat. Dipimpin oleh Batalion Infanteri 17 Ananta Dharma, satgas diperkuat oleh Yonif 600 Modang dengan mobilitas dan kemampuan tempur yang tinggi.
Satuan Kompi Kavaleri 3 Macantutu Sakti memberikan dukungan mobilitas & logistik, Yoncap 13 Satya Lembuswana siap menyukseskan dengan keahlian operasi khusus, Kompi Kavaleri 3 Macantutu Sakti unggul dalam hal mobilitas dan logistik dan Unit Pendukung akan melancarkan upaya penanganan kesehatan, perbekalan, komunikasi dan hukum.
“Satgas PRCPB siap siaga selama enam bulan ke depan, dengan kemampuan operasional 24 jam untuk memastikan respons cepat saat bencana melanda,” ungkap Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha dalam kapasitasnya sebagai Pangdam VI Mulawarman.
