Jakarta – Pihak Kemensos (Kementerian Sosial) Republik Indonesia baru – baru ini telah menyelenggarakan program Desk Sekolah Rakyat untuk memfasilitasi Pemerintah Daerah (Pemda) dan pemberian layanan informasi terkait pelaksanaan program Sekolah Rakyat yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.
Kegiatan Program Desk Sekolah Rakyat dari Kemensos RI
Kegiatan Desk Sekolah Rakyat dari pihak Kementerian Sosial Republik Indonesia berhasil diselenggarakan pada tanggal 16 – 17 April dan 21 – 23 April di Gedung Konvensi Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Saifullah Yusuf selaku Menteri Sosial menjelaskan bahwa kehadiran program Desk Sekolah Rakyat merupakan forum lintas lembaga dan kementerian dan menjamin kejelasan informasi terkait aspek teknis dan administratif dalam upaya penyelenggaraan Sekolah Rakyat di rencananya akan dilakukan di berbagai daerah.
“Desk ini untuk melayani daerah untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait persiapan Sekolah Rakyat mulai dari perizinan, penyediaan lahan, rekrutmen guru, murid serta dukungan sarana prasarana dan dukungan daerah yang diperlukan,” ujar Saifullah Yusuf dalam kapasitasnya sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia.
Baca juga: Presiden Targetkan 200 Unit Sekolah Rakyat Sepanjang Tahun 2025
Realisasi Program Inisiatif Presiden Prabowo
Sekolah Rakyat adalah program yang diinisiatif langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan memiliki tujuan untuk menekan kemiskinan lewat jalur pendidikan. Program Sekolah Rakyat diketahui mengutamakan anak – anak bangsa yang datang dari keluarga penerima manfaat (KPM) dan dipastikan memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan.
Lebih lanjut, Saifullah Yusuf selaku Menteri Sosial RI juga menyebutkan bahwa sampai pada saat ini sudah banyak Kepala Daerah yang mengajukan proposal pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya.
Oleh karena itu, pihak Kementerian Sosial RI membuka kesempatan bagi daerah yang siap dan mampu menyediakan lahan setidaknya 5 hektar untuk dibangun menjadi kawasan Sekolah Rakyat. Kemensos juga mempersilahkan para Kepala Daerah untuk mengajukan permohonan resmi agar pihak Kemensos dapat melaksanakan proses asessment dan evaluasi.
“Program ini dirancang untuk anak-anak dari keluarga penerima manfaat yang selama ini terhambat akses dan kesempatan. Di Sekolah Rakyat, mereka akan tinggal, belajar, dan dibina secara intensif agar bisa keluar dari belenggu kemiskinan,” kata Saifullah Yusuf dalam kapasitasnya sebagai Menteri Sosial Republik Indonesia.
