HomePolitik3 Pilar Kesuksesan Pembangunan Infrastruktur di Kawasan IKN

3 Pilar Kesuksesan Pembangunan Infrastruktur di Kawasan IKN

Nusantara – Proses pembangunan infrastruktur di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara) di Provinsi Kalimantan Timur saat ini terus berjalan sesuai dengan target. Hal ini dilakukan demi mencapai target untuk menjadikan IKN sebagai ibu kota politik Indonesia pada tahun 2028 sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

3 Pilar Keberhasilan Pembangunan Infrastruktur di IKN

Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN menyebutkan bahwa faktor keberhasilan pembangunan infrastruktur di kawasan IKN bergantung kepada harmonisasi dari 3 pilar utama yaitu pendanaan APBN yang tepat sasaran, keterlibatan investasi swasta melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta investasi langsung dan koordinasi efisien antar institusi kepemerintahan.

Lebih lanjut, Basuki Hadimuljono kembali memaparkan bahwa strategi pelaksanaan pembangunan infrastruktur tahap kedua (2025 – 2028) mencakup upaya penyelesaian infrastruktur legislatif, yudikatif dan juga ekosistem pendukung.

Baca juga: 4 Perusahaan Investor Ini Akan Bantu Pembangunan Infrastruktur IKN

Peran 3 Pilar Utama Pembangunan Infrastruktur di IKN

1. Koordinasi antar institusi pemerintah
Sinergi antara pihak Kementerian dan Otorita IKN menghasilkan keberhasilan pembangunan IKN dan membentuk ikatan kerja sama yang erat antara pihak Kementerian PU (Pekerjaan Umum), Kementerian PKP (Perumahan dan Kawasan Permukiman) dengan pihak Otorita IKN.

2. Pendanaan APBN yang tepat sasar
Upaya pembukaan blokir anggaran dan efisiensi pendanaan dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) berperan besar dalam kelancaran pembangunan IKN.

Total anggaran APBN untuk tahap kedua tercatat mencapai Rp 48, 8 Triliun dan akan mencakup kebutuhan pembangunan ekosistem legislatif, yudikatif hingga upaya pemeliharaan infrastruktur pada tahap awal.

3. Investasi Swasta
Investasi swasta mempunyai andil besar dalam menyukseskan upaya pembangunan infrastruktur di IKN. Investasi tersebut datang dari investasi swasta berupa investasi langsung ataupun dari skema KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha).

Investasi swasta yang datang ke IKN berhasil membiayai proyek jalan, hotel, F & B, hunian apartemen, rumah tapak hingga Multi Utility Tunnel (MUT). Adapun perusahaan yang terlibat berasal dari dalam dan luar negeri seperti Citadel Group asal Malaysia atau China Harbor Engineering Company hingga konsorsium lokal.

Kedepannya, Basuki Hadimuljono optimis perpaduan antara APBN, inrestas secara langsung dan KPBU (Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha) akan semakin mempercepat pembangunan infrastruktur di IKN tanpa perlu mengorbankan kualitasnya.

Ia juga menyakinkan bahwa program pembangunan infrastruktur yang telah dirancang oleh pihak Otorita IKN dapat berjalan dengan baik dan selalu dilakukan pengawasan secara ketat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular