HomePolitikPengerjaan Tol IKN Seksi 1B Sukses Serap 307 Tenaga Kerja

Pengerjaan Tol IKN Seksi 1B Sukses Serap 307 Tenaga Kerja

Nusantara – Proses pembangunan Jalan tol IKN seksi 1B diketahui menyerap 307 tenaga kerja dengan total nilai proyek pembangunan senilai Rp 11,2 triliun. Jalan tol IKN seksi 1B tersebut akan menghubungkan Bandara SAMS (Sultan Aji Muhammad Sulaiman) Sepinggan ke jalan tol Balikpapan – Samarinda.

Posisi Vital Tol IKN Seksi 1B Bagi Sektor Transportasi Kalimantan Timur

Pembangunan jalan tol IKN diketahui menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas ke KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) di IKN. Kedepannya, jalan tol IKN diharapkan dapat semakin mempercepat proses distribusi dan mobilitas barang dan orang untuk menuju dan dari area KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) di IKN.

Jalan tol IKN seksi 1B memegang peranan penting dalam upaya memperlancar akses antara bandara internasional kepada jaringan tol di kota Balikpapan – Samarinda. Jalan tol tersebut dipastikan akan semakin mempersingkat waktu tempuh dan semakin meningkatkan efisiensi logistik di Benua Etam.

Peran jalan tol IKN dipastikan tidak hanya dirasakan sebatas oleh warga di sekitar KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan) saja tapi juga untuk para warga yang berdekatan seperti Desa Wisata Muara Enggelam yang berada di Kutai Kartanegara hingga Desa Wisata Nipah – Nipah yang berada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Baca juga: Jaga Kelestarian Satwa Endemik, Jembatan Satwa Hadir di Tol IKN

Manfaat Jalan Tol IKN Untuk Upaya Peningkatan Ekonomi

Selain terbukti memiliki manfaat sosial seperti penyerapan tenaga kerja baru kepada masyarakat lokal, kehadiran jalan tol juga menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan dapat memberdayakan komunitas sekitar untuk berkontribusi dalam proses pembangunan IKN sebagai ibu kota baru negara Indonesia.

Agung Budi Waskito selaku Direktur Utama WIKA menyakinkan bahwa proyek kali ini tidak hanya terbatas di konektivitas saja melainkan juga menjadi upaya untuk menghadirkan ekonomi dan sosial yang lebih berkualitas kepada masyarakat.

“WIKA siap mendukung Pemerintah menyelesaikan proyek ini dengan standar terbaik untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Agung Budi Waskito dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama WIKA.

Kedepannya, keberlanjutan proyek jalan tol IKN seksi 1B tidak hanya berfokus pada sisi efisiensi dan juga konektivitas tapi juga kepada sektor keberlanjutan lingkungan sekitar. Pasalnya, proyek jalan tol IKN seksi 1B diketahui mengusung konsep Environmental Social and Governace (ESG).

Hal ini diwujudkan dengan penggunaan material bangunan yang ramah lingkungan dan proses pengerjaan proyek jalan tol IKN seksi 1B sendiri berjalan dengan menggunakan teknologi konstruksi modern.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular