Nusantara – Pusat Keuangan Ibu Kota Nusantara (IKN) atau Nusantara Financial Center dipastikan siap beroperasi mulai Semester I pada tahun 2026 mendatang. Komitmen ini telah dikonfirmasi langsung oleh pihak bank – bank Himbara, BCA hingga Bank Kaltimtara. Pihak bank – bank tersebut akan memprioritaskan kesiapan membangun fasilitas serta pengadaan layanan perbankan di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara) setelah momen Lebaran tahun 2025.
Nusantara Financial Center Turut Berperan Sebagai Kawasan Investasi
Sebagai informasi, bank Himbara saat ini meliputi Bank BNI (PT. Bank Negara Indonesia), Bank Mandiri, Bank BRI (PT. Bank Rakyat Indonesia), Bank BTN (Bank Tabungan Negara), bersama dengan Bank BCA dan Bank Kaltimtara, selebrasi komitmen pembangunan Nusantara Financial Center dilakukan pada saat momen spesial Gala Dinner acara Nusantara Internasional Partners Visit (NIPV) 2025 kemarin.
Menyambut komitmen ini, pihak Otorita IKN (Ibu Kota Nusantara) mempersiapkan rencana pembangunan infrastruktur yang berdekatan dengan kawasan investasi. Saat ini, tahap pelelangan tengah dilakukan dan setelahnya akan dilakukan tahap pembangunan jalan, air minum, utilitas hingga air bersih dalam satu MUT (Multi Utility Tunnel). Upaya gerak cepat ini dilakukan demi mencapai target operasional Nusantara Financial Center pada tahun 2026.
“Kami akan tunjukkan bahwa komitmen Presiden Prabowo kami laksanakan dengan sebaik-baiknya inline dengan perintah beliau,” kata Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN.
Pembangunan Nusantara Financial Center ini diprediksi akan menyerupai suasana Manhattan di kota New York. Diharapkan kehadiran kawasan finansial tersebut dapat menarik investasi multi sektor, meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur dan sekitarnya serta menciptakan lapangan kerja.
Penyediaan Pengembangan Nusantara Finansial Center Didukung DIFC
DIFC (Dubai Internasional Financial Center) sebagai pusat keuangan global papan atas di Timur Tengah, Afrika dan Asia Selatan telah memastikan diri untuk menjalin kerja sama kemitraan strategis secara langsung dengan pihak Otorita IKN. Hal ini ditandai dengan penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) di Dubai.
Cakupan kolaborasi yang terjamin dalam kerjasama pengembangan pusat keuangan di IKN (Ibu Kota Nusantara) ini berupa:
– Memberikan fasilitas integrasi bisnis dan memperlancar partisipasi IKN dalam pertukaran global
– Berkolaborasi dalam tren, regulasi dan legislasi layanan keuangan internasional agar bisa selaras dengan arus perkembangan global
– Pertukaran keahlian operasi Pusat Keuangan Internasional, seperti kerangka regulasi & model bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional serta inovasi
– Pengembangan mekanisme agar entitas DIFC dan Otoritas IKN dapat mendirikan operasi bisnis yang terdaftar di wilayah yuridiksi masing – masing.
