Nusantara – Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin selaku Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) provinsi Kalimantan Timur memberikan prediksi sekitar 4.000 kendaraan akan segera melintasi jalan tol IKN (Ibu Kota Nusantara) setiap harinya selama momen mudik Lebaran tahun 2025 berlangsung.
Perkiraan Volume Kendaraan Jalan Tol IKN Saat Mudik
Perkiraan 4.000 kendaraan sendiri dibuat dengan berdasarkan kepada data yang ada di LHR (Lalu Lintas Harian Rata – Rata). Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin menyatakan bahwa keberadaan tol IKN sendiri diharapkan dapat memenuhi manfaat fungsional sebagai pemecah arus mudik yang ada di provinsi Kalimantan Timur, terutama dari kota Balikpapan hingga kawasan provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Bila kita melihat dari Lalu-Lintas Harian Rata-Rata (LHR), tol ini bisa dilalui 4.000 kendaraan setiap hari,” ungkap Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin dalam kapasitasnya sebagai Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) provinsi Kalimantan Timur.
Untuk periode awal pembukaan tol IKN, jalur tol khusus diperuntukan untuk kendaraan golongan I seperti minibus, jip hingga mobil sedan. Untuk lama pelaksanaan pembukaan tol sendiri akan dimulai dari hari Senin tanggal 24 Maret hingga hari Senin tanggal 31 Maret.
Untuk jalur dari Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ke kota Balikpapan akan dibuka sejak tanggal 1 hingga 7 April. Saat ini tol IKN memiliki jam operasional dari mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WITA. Adapun jam operasional ini ditetapkan karena belum ada fasilitas penerangan secara memadai pada saat maam hari.
“Tol IKN tidak dibuka pada malam hari karena belum dilengkapi Penerangan Jalan Umum (PJU),” ucap Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin dalam kapasitasnya sebagai Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) provinsi Kalimantan Timur Hendro.
Baca juga: Jalan Tol IKN Kini Resmi Dibuka Untuk Umum!
Kesiapan Jalan Tol Ibu Kota Nusantara
Ruas – ruas jalan tol IKN sendiri akan dilengkapi oleh 2 posko mudik selama aktivitas mudik Lebaran 2025 berlangsung. Posko – posko tersebut terletak di jalan masuk akses tol sesudah Jembatan Pulau Balang.
Mengingat jalan tol IKN tersebut belum dilengkapi dengan rambu – rambu lalu lintas, maka setiap pengendara disarankan berada dalam batas kecepatan maksimal 60 km / jam.
Rest Area atau temat beristirahat telah disediakan di jalan tol IKN setelah kawasan Jembatan Pulau Balang. Untuk memaksimalkan keselamatan dan juga keamanan para pengguna jalan tol IKN, maka pihak BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) menjalankan kolaborasi bersama dengan pihak Dishub (Dinas Perhubungan) dengan penyediaan mobil derek atau kendaraan towing.
Menyikapi dibukanya jalan tol IKN, pihak Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) mengharapkan arus mudik pada momen Lebaran 2025 mendatang akan semakin lancar dan tentunya menjadi jalur alternatif terbaik untuk para pemudik.
