Samarinda – Andriansyah selaku anggota Komisi III DPRD Samarinda mengajak pihak Pemkot (Pemerintah Kota) Samarinda untuk mengembangkan potensi pasar tradisional dan belajar dari konsep dan pengelolaan Pasar Merdeka.
Adriansyah Ingin Pasar Tradisional di Samarinda Tingkatkan Kualitas
Menurut Andriansyah, pasar Merdeka merupakan tolok ukur yang tepat dalam hal pengelolaan dan penataan pasar tradisional. Oleh karena itu, ia menginginkan pasar tradisional di Samarinda mampu menghadirkan lingkungan yang bersih dan tertata. Hal tersebut tentunya akan semakin membuat masyarakat merasa nyaman untuk berbelanja di pasar tradisional.
“Pasarnya bersih, penataannya rapi. Ini harus menjadi standar bagi pengelolaan pasar lainnya di Samarinda,” ujar Andriansyah dalam kapasitasnya sebagai anggota Komisi III DPRD Samarinda.
Andriansyah yakin bahwa dengan dilakukannya pengelolaan yang modern serta penataan terarah seperti halnya di Pasar Merdeka, pasar tradisional di Samarinda akan semakin berkembang dan meningkat kualitasnya.
Baca juga: Otorita Tawarkan Proyek IKN di Jajak Pasar Mulai 24 Februari
Potensi Pasar Tradisional Samarinda Kedepannya
Kualitas pengelolaan dan penataan pasar sudah dibuktikan keberhasilannya oleh Pasar Merdeka yang sukses menyingkirkan citra sebagai pasar kumuh yang notabenenya melekat selama ini di pasar tradisional. Keadaan pasar yang bersih dan terorganisir dengan baik akan mengubah pandangan dan persepsi masyarakat.
Andriansyah pun yakin jika pasar sudah dalam kondisi terbaiknya, maka para pelaku pasar akan semakin diuntungkan karena pasar yang bersih dan rapi akan menarik lebih banyak pengunjung dari berbagai macam kalangan.
Andriansyah juga turut menggarisbawahi keberhasilan sistem pengelolaan sampah yang maju dan sistematis. Pasar Merdeka diketahui memiliki TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce – Reuse – Recycle) dan dalam hal operasionalnya bekerja sama dengan pihak ketiga.
Oleh karena itu, Andriansyah menekankan tentang betapa pentingnya upaya memperkuat kelembagaan supaya proses pengelolaan dan penataan pasar bisa berjalan dengan baik sesuai dengan sistem yang sudah teruji sebelumnya. Ia mengaku optimis akan potensi peningkatan kualitas pasar di Samarinda.
“Tapi daya listriknya belum memadai. Ini perlu segera diperkuat agar pengolahan bisa berjalan maksimal. Tinggal kelembagaannya diperkuat. Fasilitas fisik, bahkan penataan parkirnya, sudah memadai.” jelas Andriansyah dalam kapasitasnya sebagai anggota Komisi III DPRD Samarinda.
