HomeBisnisTingkatkan Kualitas Pendidikan, Muhammadiyah Bangun 6 Gedung di Samarinda

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Muhammadiyah Bangun 6 Gedung di Samarinda

Samarinda – Salah satu kunci penting untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul adalah dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Kini pihak Muhammadiyah kembali menegaskan komitmennya pada peningkatan kualitas pendidikan dengan meresmikan 6 unit gedung baru di kota Samarinda.

Pengadaan Gedung Baru Sebagai Investasi Peningkatan Kualitas Pendidikan

Peresmian enam gedung baru ini dilakukan pada momen Hari Bermuhammadiyah Kalimantan Timur yang juga dihadiri oleh Prof. Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah, Fajar Riza UI Haq selaku Wamendikdasmen (Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) dan juga beberapa tokoh dan pejabat daerah setempat.

Unit gedung yang baru saja diresmikan adalah SD Muhammadiyah 4 yang terletak di Jalan Wahid Hasyim Samarinda Utara, SD Muhammadiyah 2 yang berada di Jalan Siti Aisyah Samarinda Ulu, 2 Unit Gedung SD Muhammadiyah 5 yang berlokasi di Loa Bakung Sungai Kunjang, Masjid Hj. Noor Jenah di Kompleks Ponpres (Pondok Pesantren) Istiqomah Muhammadiyah Samarinda dan terakhir Gedung K.H. Mas Mansur yang dapat digunakan sebagai pusat kegiatan SMA IMBS Samarinda.

Jaswadi selaku Direktur Istiqomah menyatakan bahwa nilai investasi yang dilakukan oleh pihak Muhammadiyah lewat pembangunan 6 gedung baru ini menyentuh angka Rp 38. 9 miliar, dengan pembagian Rp 31 miliar untuk pengadaan sekolah dan Rp 3 miliar yang digunakan untuk pembangunan masjid di lahan wakaf Muhammadiyah yang berada di kawasan Batu Besaung.

Dukungan Pemerintah Untuk Memastikan Keadilan Kualitas Pendidikan

Fajar Riza Ul Haq selaku Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) mengatakan bahwa pihak Pemerintah berkomitmen kuat untuk memastikan tertanamnya keadilan dalam setiap upaya penyelenggaraan pendidikan. Untuk memastikan kelancaran proses tersebut, telah terbit Permendikdasmen No. 1 tahun 2025 yang mengatur tentang penempatan guru ASN dan P3K di sekolah – sekolah swasta.

“Kebijakan ini merupakan respons atas masukan dari berbagai pihak, terutama penyelenggara pendidikan swasta, terkait disparitas antara sekolah negeri dan swasta,” jelas Fajar Riza Ul Haq.

Pada saat yang bersamaan, Prof. Haedar Nashir selaku Ketua Umum PP Muhammadiyah menegaskan bahwa 3 pilar utama dalam kemajuan negara adalah peningkatan kualitas pendidikan, ekonomi dan juga SDM (Sumber Daya Manusia. Kedepannya, ia berharap Muhammadiyah dapat meningkatkan kualitas pendidikan agar umat Islam tidak tertinggal.

“Muhammadiyah harus keluar dari zona nyaman dan berperan lebih besar dalam kemajuan umat,” tutup Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Haedar Nashir.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular