Samarinda – Saat ini upaya perang dan pemberantasan narkotika di Provinsi Kalimantan Timur akan semakin diperkuat. Tim BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Kalimantan Timur baru saja sukses meringkus peredaran gelap narkotika yang tengah terjadi di kota Samarinda.
BNNP Kaltim Terus Perkuat Upaya Pemberantasan Narkotika
Operasi pemberantasan narkotika tersebut berlangsung di salah satu hotel yang berada di area Jalan Pahlawan. Berkat dilaksanakannya operasi pemberantasan narkotika tersebut, dua pria yang diduga berperan sebagai kurir pengantar berhasil diringkus ketika hendak melakukan kegiatan transaksi narkotika di kawasan hotel.
Brigjen Pol. Rudi Hartono selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur kembali menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang sekecil apapun kepada pergerakan jaringan narkoba untuk aktif beroperasi di kawasan Benua Etam.
“Kami terus memperketat pengawasan dan menindak tegas pelaku peredaran narkotika. Pengungkapan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba di Samarinda,” tegas Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur, Brigjen Pol. Rudi Hartono.
Peringkusan Berhasil Dilakukan Berdasar Laporan Warga
Peringkusan operasi narkoba tersebut berhasil diungkap karena adanya laporan dari pihak warga setempat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkoba di hotel berbintang tersebut. Informasi yang diterima oleh pihak BNNP Provinsi Kalimantan Timur tersebut menyebutkan bahwa akan ada aktivitas penyerahan barang berupa narkoba di lobi hotel.
Selanjutnya, Tim Pemberantasan BNNP (Badan Narkotika Nasional Provinsi) Kaltim pun langsung sigap bergerak cepat untuk melakukan pengintaian di lokasi hotel pada siang hari. Kemudian pada jam 20.30 WITA, ada dua pria yang datang memasuki lobi hotel dengan pergerakkan yang mencurigakan karena membawa bungkusan hitam dan menitipkannya kepada pihak resepsionis hotel.
Peringkusan terjadi ketika salah satu pelaku yang diduga kurir menyerahkan bungkusan hitam kepada petugas resepsionis. Anggota Tim Pemberantasan BNNP pun kemudian menyergap kedua terduga pelaku sekaligus mengamankan barang bukti.
“Kami menangkap dua orang pria yang saat itu hendak menyerahkan paket mencurigakan kepada resepsionis. Begitu diperiksa, isinya adalah puluhan butir pil ekstasi,” ungkap Brigjen Pol Rudi Hartono selaku Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Timur.
