Jakarta – Sosok Ibrahim Sjarief Assegaf, suami dari Najwa Shihab, diketahui meninggal dunia akibat serangan stroke. Dikenal sebagai sosok yang bersahaja dan jauh dari sorotan publik, Ibrahim Sjarief Assegaf diketahui memiliki kontribusi yang besar dalam pengembangan sektor hukum di negara Indonesia.
Kontribusi Ibrahim Sjarief Assegaf di Perkembangan Hukum Indonesia
Selama hidupnya, Ibrahim Sjarief Assegaf aktif sebagai seorang profesional dalam bidang hukum. Ia merupakan pendiri sekaligus mitra senior di salah satu firma hukum terkemuka di tanah air, Assegaf Hamzah & Partners.
Sebelumnya, Ibrahim Sjarief Assegaf menempuh pendidikan hukum di Universitas Melbourne dan meraih gelar dari Harvard Law School. Karirnya di dunia hukum dimulai sejak tahun 1990-an dan mulai bekerja sebagai Associate di Hadiputranto, Hadinoto & Partners. Ia kemudian menjabat selaku Executive Director di Pusat Studi Hukum dan Kebijakan.
Sosok Ibrahim Sjarief Assegaf juga diketahui aktif di portal hukumonline.com dalam kapasitasnya sebagai Managing Director dan Direktur. Namanya juga pernah masuk ke daftar 100 pengacara terbaik se-Indonesia menurut Asia Business Law Journal. Masuknya nama Ibrahim Sjarief Assegaf juga menjadi bukti dan pengakuan atas kontribusi signifikan yang ia berikan dalam perkembangan hukum Indonesia.
Baca juga: Polda Kaltim Selidiki Jaringan Narkoba Internasional dan Sita 33 Kg Sabu
Serangan Stroke Diketahui Menjadi Penyebab Meninggalnya Ibrahim
Pengumuman tentang meninggalnya sosok Ibrahim pertama kali dikabarkan oleh pesan broadcast dan dikonfirmasi kebenarannya oleh Hana selaku asisten Najwa Shihab. Berpulangnya Ibrahim juga dikonfirmasi oleh Gus Ulil selaku Ketua Pengurus Besar NU (Nahdlatul Ulama).
Diketahui almarhum berpulang akibat mengalami serangan stroke dan menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON). Dalam pengumuman pesan broadcast tersebut, pihak keluarga besar Quraish Shihab memohon keikhlasan dan doa dari masyarakat.
“Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah yang Maha Pengasih dan Penyayang,” demikian bunyi pesan broadcast sebagaimana dilansir dari Tempo.
Meski menjadi suami dari Najwa Shihab, seorang jurnalis ternama di Indonesia, sosok Ibrahim dikenal sebagai pribadi bersahaja dan menjauhi sorotan publik. Kepergian sosok Ibrahim Sjarief Assegaf tidak hanya dirasakan oleh keluarga besarnya, tapi juga dunia hukum dan media tanah air.
