HomeHukumOtorita IKN Pastikan Bahan Bangunan IKN Aman Untuk Lingkungan

Otorita IKN Pastikan Bahan Bangunan IKN Aman Untuk Lingkungan

Nusantara – Pihak Otorita IKN (Ibu Kota Nusantara) memastikan bahwa pengadaan bahan bangunan IKN yang digunakan sebagai material konstruksi untuk pembangunan IKN tidak akan merusak lingkungan di area Palu dan juga Donggala.

Informasi Bahan Bangunan IKN Aman Untuk Lingkungan

Bantahan terkait keamanan bahan bangunan IKN (Ibu Kota Nusantara) untuk lingkungan sendiri disampaikan untuk meredam dan menghilangkan kekhawatiran berbagai pihak terkait tentang dampak negatif material bahan bangunan IKN tersebut kepada lingkungan.

Danis Hidayat Sumadilaga selaku Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dari pihak Otorita IKN menyampaikan bahwa keseluruhan proses pengadaan material bangunan IKN yang akan digunakan untuk konstruksi telah melalui prosedur yang berlaku dan tentunya tidak melupakan prinsip keberlanjutan terhadap lingkungan di sekitarnya.

“Hingga saat ini pengadaan dan pasokan material konstruksi dari quarry untuk pembangunan IKN dalam kondisi aman, dan tidak merusak lingkungan,” tegas Danis Hidayat Sumadilaga dalam kapasitasnya sebagai Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dari pihak Otorita IKN.

Baca juga: Urgensi Pembangunan SDM dengan Kemajuan Teknologi di IKN

Kontraktor Pelaksana Jamin Material Bangunan IKN Aman

Danis Hidayat Sumadilaga selaku Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dari pihak Otorita IKN menyampaikan bahwa pengadaan bahan bangunan IKN yang digunakan sebagai material pembangunan didapatkan dari quarry.

Pihak kontraktor pelaksana sendiri telah menjalin kontrak dengan vendor terkait material bahan bangunan IKN yang telah mengantongi izin resmi dan dipastikan telah memenuhi spesifikasi. Upaya ini dilakukan demi memastikan material bahan bangunan IKN bertanggung jawab dan tentunya tidak merusak lingkungan di sekitarnya.

Saat ini, kelanjutan progress dari proses pembangunan Tahap 1 (2022 – 2024) telah mencapai 74,3%. Pada Batch I progress pembangunan mencapai 98,4%, Batch II mencapai angka 81,9% dan adapun Batch III telah menembus angka 46,7%.

“Sedangkan pembangunan Tahap II (2025-2029) akan dilanjutkan oleh Kementerian PUPR untuk proyek yang sudah berjalan, dan Otorita IKN akan memulai pembangunan infrastruktur baru, yang saat ini dalam tahap lelang,” terang Danis Hidayat Sumadilaga dalam kapasitasnya sebagai Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana dari pihak Otorita IKN.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular