HomeInternasionalKian Merugi, Efisiensi Manchester United Rencanakan PHK 200 Karyawan

Kian Merugi, Efisiensi Manchester United Rencanakan PHK 200 Karyawan

Jakarta – Sir Jim Ratcliffe sebagai salah satu pemilik klub MU terus melakukan berbagai usaha untuk menekan pengeluaran. Diketahui efisiensi Manchester United ini terjadi karena klub sepakbola tersebut mendapatkan penurunan uang hadiah di Liga Premier.

Sebagai acuan, tahun sebelumnya MU menerima uang hadiah sejumlah £36,7 juta karena berhasil bertahan di posisi ke – 8. Sayangnya, tahun ini dengan performa yang menurun, MU hanya bisa menerima £16,9 juta.

Dampak Panjang Efisiensi Manchester United

Omar Berrada yang saat ini menjabat sebagai pimpinan eksekutif Manchester United menyatakan ada rencana untuk melakukan pemberhentian sekitar 200 karyawannya. Omar Berrada menyatakan gelombang PHK kali ini merupakan bagian dari rencana transformasi klub Manchester United.

“Rencana transformasi tersebut bertujuan untuk mengembalikan keuntungan klub setelah lima tahun berturut-turut mengalami kerugian sejak 2019. Sekitar 150-200 pekerjaan mungkin akan diberhentikan, tergantung pada proses konsultasi dengan karyawan” ucap Omar Berrada seperti yang dilansir dari BBC Indonesia.

Rencana PHK 200 karyawan ini diketahui merupakan kelanjutan dari keputusan klub Manchester United tahun lalu yang telah melakukan PHK terhadap 250 karyawannya. Untuk periode PHK 150 – 200 karyawannya kali ini, diperkirakan akan terjadi dalam rentang waktu 3 – 4 bulan. Tercatat hingga bulan Juni 2024, Manchester United memiliki total 1.140 karyawan. Dengan total 450 orang yang terkena PHK maka sekitar 39% total karyawan MU akan dirumahkan.

Untuk keluar dari krisis efisiensi Manchester United harus segera memenangkan Liga Eropa di musim ini. Hal ini merupakan jalan keluar yang paling rasional dan realistis bagi Manchester United untuk tetap bisa bertahan dan berlaga di Liga Champions musim selanjutnya. Jika kembali menuai kegagalan, maka diperkirakan klub Manchester United akan kehilangan kontrak sponsor tahunannya dengan brand Adidas senilai £10 juta.

Efisiensi Manchester United Akibatkan Penghentian Fasilitas Makan Gratis

Demi penghematan, Manchester United mengambil keputusan untuk menghentikan fasilitas makan siang gratis yang sebelumnya diberikan kepada para staf yang bekerja di Stadion Old Trafford. Pemberhentian program makan siang gratis ini dinilai akan menghemat anggaran senilai kurang lebih £1 juta atau Rp20,3 miliar dalam periode 1 tahun.

Sebagai gantinya, diketahui pihak klub Manchester United menawarkan buah – buahan gratis kepada para staf yang bekerja di Stadion Old Trafford. Meskipun begitu, pemberian fasilitas makan siang di pusat pelatihan di area Carrington diketahui tidak mengalami perubahan hingga akhir tahun 2025.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular