Nusantara – Keberadaan IKN (Ibu Kota Nusantara) di Provinsi Kalimantan Timur tidak hanya berperan sebagai pusat pemerintahan baru, adanya IKN juga berpotensi besar menjadi destinasi wisata baru yang menarik dan menjanjikan. Hal ini terbukti dari kian meningkatnya antusiasme dari masyarakat untuk berkunjung ke kawasan IKN.
Fasilitasi Destinasi Wisata Baru, Terminal Batu Ampar Sediakan Bus Khusus
Sulis Setiawan selaku Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar menyatakan bahwa pada saat ini ketertarikan masyarakat untuk mengunjungi kawasan IKN terus meningkat setiap tahunnya.
Pada awalnya, bus IKN yang tersedia adalah bus dengan rute Balikpapan – Rest Area IKN yang digunakan khusus untuk para pekerja konstruksi dari proyek – proyek infrastruktur yang kini tengah dibangun. Seiring meningkatnya volume kunjungan ke IKN, maka kini masyarakat umum juga bisa menggunakan layanan bus tersebut untuk tujuan pariwisata.
“Dari tahun ke tahun ini kan seperti tahun 2023-2024 sampai dengan tahun 2025 ini saya melihat untuk kenaikan penumpang ke IKN itu antusias dan signifikan,” ujar Pengawas Terminal Tipe A Batu Ampar, Sulis Setiawan.
Kini ketersediaan bus IKN ada di 3 titik, yaitu Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepingan, Pelabuhan Semayang dan Terminal Batu Ampar, dengan tujuan akhir Rest Area IKN. Saat ini ada 3 armada bus siap beroperasi berkat kerjasama antara pihak PO Sinarjaya dengan BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat) Kementerian Perhubungan.
Tertarik Mencoba Bus Spesial Ini?
Layanan bus Sinar Jaya rute Pelabuhan Semayang Balikpapan – Kawasan Inti Pusat Pemerintahan IKN kini tersedia dengan harga tiket Rp 43.000 per individu dengan perkiraan waktu tempuh mulai 2 – 2.5 jam.
Untuk jadwal keberangkatan, perjalanan bus rute Terminal Batu Ampar – IKN dimulai sejak pukul 07.00 WITA – 16.00 WITA. Rute IKN – Terminal Batu Ampar beroperasi mulai jam 10.00 WITA – 16.30 WITA. Otorita IKN menyampaikan data pengunjung yang didapatkan dari aplikasi iKNOW mencatat volume kunjungan sejak awal Februari 2025 sudah tercatat sebanyak 197.000 orang.
“Keindahan alamnya, bangunan-bangunan modern, dan berbagai atraksi menarik lainnya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” harap Andri, salah satu pengunjung dari kota Balikpapan.
