HomeLifestylePatung Garuda Take Off Kini Menjadi Simbol Kemajuan Indonesia

Patung Garuda Take Off Kini Menjadi Simbol Kemajuan Indonesia

Kalimantan Timur – Ibu Kota Nusantara (IKN) kini semakin cantik dengan hadirnya karya seni monumental patung Garuda Take Off. Karya seni patung Garuda Take Off yang berada di Bandara VVIP tersebut merupakan hasil karya maestro patung Indonesia, Nyoman Nuarta dan langsung sukses mencuri perhatian.

Representasi Garuda dalam Patung Monumental di Bandara VVIP

Tak hanya menjadi penghias Bandara VVIP, patung yang menjulang tinggi tersebut juga menyimpan filosofi yang mendalam tentang semangat kemajuan, harapan serta cita – cita bangsa Indonesia untuk menggapai masa depan yang gemilang.

Patung Garuda Take Off ditampilkan sebagai sosok garuda yang gagah dan mengepakkan sayapnya yang besar dan bersiap untuk lepas landas. Ekspresi penuh semangat terpancar jelas dari pembuatan detail ukiran bulu dan tatapan mata garuda yang fokus ke depan.

Pemilihan figur garuda sendiri bukan tanpa alasan. Selain menjadi lambang negara Indonesia, garuda mewakilkan semangat kejayaan, kekuatan dan persatuan bangsa Indonesia. Diketahui patung monumental tersebut dibangun sepanjang 27 meter dengan tinggi 20 meter dan lebar 11 meter.

Baca juga: Nyoman Nuarta Bangun Karya Monumental Hanya dalam 1 Tahun!

Arti Mendalam Karya Seni Patung Garuda Take Off

Nyoman Nuarta selaku seniman pembuat patung Garuda Take Off menjelaskan bahwa patung hasil karyanya tersebut melambangkan momentum yang penting bagi negara Indonesia berupa babak baru hadirnya IKN sebagai ibu kota baru tanah air. Indonesia diharapkan dapat mengatasi berbagai tantangan di masa lalu dan dapat lepas landas menuju kemajuan dan kemakmuran dengan gagah berani.

Lebih lanjut, Nyoman Nuarta mengaku proses pembuatan patung – patung monumental yang ia kerjakan untuk IKN memakan waktu sekitar 1 tahun. Karya patung yang ia kerjakan adalah Sayap Pelindung, Garuda Take Off, patung di Taman Kusuma Bangsa dan juga Istana Garuda. Bahan material yang Nyoman Nuarta gunakan diketahui berupa baja dan kuningan dengan berat total 300 ton dan berasal dari Jawa Barat.

“Semuanya bisa kami rampungkan dalam waktu hanya satu tahun. Padahal kompleksitas pekerjaannya demikian rumit. Terutama Istana Garuda,” ujar Nyoman Nuarta selaku seniman pembuat patung Garuda Take Off.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular