HomeNasionalIngin Majukan Industri Otomotif, Pemerintah Belajar Dari Thailand

Ingin Majukan Industri Otomotif, Pemerintah Belajar Dari Thailand

Jakarta – Demi memajukan kembali industri otomotif negara Indonesia, Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan Pemerintah memiliki rencana untuk mensinergikan penggunaan energi kendaraan otomotif sehingga Indonesia dapat menggunakan kendaraan listrik sejalan dengan kendaraan konvensional.

Pembelajaran dari Industri Otomotif Negara Thailand

Langkah yang diambil oleh Pemerintah saat ini merupakan salah satu pembelajaran yang diambil dari industri otomotif negara Thailand. Diketahui, industri otomotif negara Thailand sempat terjadi disrupsi karena terdapat peralihan masif antara penggunaan kendaraan konvensional ke kendaraan listrik. Peralihan yang terjadi di negara Thailand tersebut berakibat perusahaan otomotif Suzuki dan Honda menutup pabriknya di negara Thailand.

“Kita belajar dari industri otomotif di Thailand, dengan bergesernya dari industri combustion engine ke industri elektrik terjadi disrupsi. Jadi kita tidak boleh ketinggalan untuk mengharmonisasi energi mix untuk otomotif,” ujar Airlangga Hartarto dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Lebih lanjut, Airlangga Hartarto mengungkapkan pada saat ini negara Indonesia telah menerapkan penggunaan energi konvensional dan listrik secara seimbang sehingga ekosistem industri otomotif di Indonesia sudah mulai mapan. Ditambah lagi, negara Indonesia saat ini menjadi salah satu penghasil biofuel seperti biodiesel dan bioetanol yang cukup diperhitungkan sehingga kendaraan konvensional dapat menjadi lebih ramah lingkungan.

Baca juga: Potensi Industri Baterai Mobil Listrik Tarik Minat Raksasa Tambang Perancis

Posisi Industri Otomotif Negara Indonesia Saat Ini

Untuk menguatkan sektor kendaraan listrik, Indonesia merupakan penghasil terbesar dari kobalt dan nikel. Kedua komponen tersebut menjadi bahan baku baterai dari kendaraan listrik. Oleh karena itu, saat ini Indonesia mengembangkan ekosistem baterai untuk kendaraan listrik di daerah Morowali, Sulawesi Tengah bersama dengan negara Australia.

“Jadi kita kan juga penghasil biofuel dan yang terkait dengan kendaraan ramah lingkungan berdasarkan combustion engine, kita masih ada multiple source,” ungkap Airlangga Hartarto dalam kapasitasnya sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Menyikapi iklim sektor otomotif di Indonesia saat ini, Bob Azam selaku Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) menyebutkan perlu pengambilan sikap dan kebijakan yang tepat untuk mempertahankan dan meningkatkan geliat sektor otomotif di Indonesia.

“Otomotif itu padat karya, karena banyak yang bekerja di situ, suppliernya banyak. Industri pembiayaan bisa berkembang, asuransi dan lain sebagainya juga berkembang,” ungkap Bob Azam dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular