Jakarta – Megawati Hangestri, atlet professional voli putri Indonesia, kini menjadi salah satu striker andalan di Liga Voli Korea. Megawati Hangestri akan segera menghadapi pertandingan akhir putaran ke 6, yang merupakan momen – momen kompetisi yang mendebarkan di panggung Liga Voli Korea.
Megawati Hangestri Akan Kembali Perkuat Red Sparks
Di pertandingan sebelumnya, Megawati Hangestri sempat tidak ikut berlaga dan hanya bisa menyaksikan performa dari rekan – rekan Red Sparks dari pinggir lapangan. Bertepatan dengan ditahannya Megawati dari laga pertandingan Liga Voli Korea, posisi Red Sparks menurun dan terpaksa menelan pil pahit kekalahan dalam dua laga kompetisi secara berturut – turut.
Pada laga Red Sparks melawan Gwangju AI Peppers Savings Bank kemarin, Red Sparks berhasil mendapatkan kemenangan. Tidak hanya itu, Megawati pun mendapatkan gelar MVP atau Most Valuable Player karena telah berhasil mendapatkan 35 poin dan meningkatkan rasio keberhasilan serangan hingga 52,46% dalam laga kemenangan tersebut.
Baca juga: Jadi Perbincangan Hangat Liga Voli Korea, Kemana Langkah Megawati Selanjutnya?
Megawati Sempat Nervous Saat Kembali ke Red Sparks
Megawati Hangestri pun mengaku dirinya sangat senang bisa dapat kembali berlaga setelah sebelumnya sempat mengaku grogi karena telah absen di 3 kali pertandingan Red Sparks.
“Saya berlatih sebelumnya, tetapi sudah lama saya tidak bertanding. Saya sangat senang karena akhirnya saya bisa melakukannya. Begitu peluit dibunyikan dan pertandingan dimulai, saya merasa gugup. Saya memberi tahu pelatih bahwa saya gugup, dan ia mengatakan tidak apa-apa. Kayaknya saya deg-degan deh karena udah lama banget. Saya kan juga manusia, jadi masih deg-degan juga sih kalau lihat banyak penonton,” ungkap Megawati Hangestri asal Jember, provinsi Jawa Timur tersebut.
Megawati yang baru berusia 25 tahun tersebut mengakui dirinya sempat mengalami kesulitan dalam menemukan sentuhan dan treatment yang pas saat bertanding setelah sebelumnya ia absen selama 2 pekan.
Untuk memaksimalkan kinerjanya saat kembali bertanding dengan Red Sparks, Megawati mengaku telah meminta porsi latihan penguatan fisik yang lebih banyak kepada pelatih Go Heejin.
“Awalnya sangat berat dan sulit. Saya khawatir akan kehilangan ritme permainan karena saya sudah lama tidak bermain. Ketika saya tidak bermain, pelatih menyuruh saya untuk melakukan latihan penguatan. Saya mengatakan kepadanya bahwa saya lebih suka berlatih dengan bola karena saya tidak ingin kehilangan feeling saya, jadi saya melakukannya,” ungkap Megawati
