Bontang – Neni Moerniaeni selaku Wali Kota Bontang baru – baru ini menyerahkan Bantuan Sosial Tunai (BST) secara simbolis kepada 183 warga lanjut usia. Penyerahan Bantuan Sosial Tunai tersebut menjadi langkah nyata bagi Pemkot untuk upaya peningkatan kesejahteraan warga lansia yang ada di wilayah kota Bontang.
Program Bantuan Sosial Tunai Inisiasi Dinsos Kaltim
Adanya program bantuan sosial tunai datang dari inisiasi pihak Dinas Sosial Provinsi Kaltim yang bekerja sama dengan pihak Yayasan Pandu Qolby Kota Bontang. Kegiatan pemberian bantuan sosial tunai kali ini menjadi perwujudan komitmen lintas sektor dalam mendukung kesejahteraan kelompok masyarakat yang tergolong rentan.
Neni Moerniaeni mengekspresikan apresiasinya terhadap seluruh pihak terkait yang ikut terlibat dan menyukseskan program penyaluran bantuan sosial tunai kali ini. Ia juga menegaskan bahwa pengadaan bantuan sosial tunai tidak semata – mata sebagai kepedulian yang simbolik, tapi menjadi bagian dari strategi peringanan beban finansial warga lansia.
“Lansia merupakan kelompok yang paling rentan dan membutuhkan perhatian lebih. Bantuan ini kami harapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan dasar mereka agar tetap mandiri, sehat, dan bahagia,” ucap Neni Moerniaeni dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Bontang.
Baca juga: Dorong Peningkatan Prestasi Atlet, Dispora Kaltim Salurkan Bantuan Peralatan
Wali Kota Bontang Serius Tingkatkan Kualitas Hidup Warga
Tidak hanya berkenaan dengan warga lanjut usia, Neni Moerniaeni juga menegaskan tentang pentingnya melakukan upaya penanggulangan stunting, meningkatkan akses pendidikan hingga menguatkan daya tahan tubuh anak sejak usia dini.
Neni Moerniaeni yakin bahwa peningkatan angka harapan hidup di Indonesia yang kini mencapai 75 tahun pada pelaksanaannya harus dibarengi dengan peningkatan kualitas hidup yang semakin membaik.
“Usia yang bertambah bukan alasan untuk menyerah. Mari jaga tubuh dan pikiran agar tetap produktif di usia lanjut,” pungkas Neni Moerniaeni dalam kapasitasnya sebagai Wali Kota Bontang.
Hal ini sejalan dengan tujuan utama dari pemberian bansos tunai, yang diharapkan dapat menjadi alat bantu masyarakat supaya mampu memenuhi berbagai kebutuhan dasar sehari – hari, dari mulai membeli obat – obatan, makanan hingga berbagai kebutuhan hidup yang mendesak. Oleh karena itu, bantuan sosial tunai hanya diberikan kepada warga golongan rentan dan keluarga miskin.
