Samarinda – Pihak Disdikbud (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan) Samarinda baru – baru ini melakukan kunjungan lapangan ke Sekolah Terpadu Loa Bakung sesuai dengan arahan dari Andi Harun selaku Wali Kota Samarinda. Selama kunjungan, diketahui Disdikbud memberikan beberapa koreksi demi memastikan pembangunan sekolah terpadu tersebut dapat memberikan hasil yang maksimal.
Disdikbud Pantau Keadaan Loa Bakung Sebagai Sekolah Terpadu
Asli Nuryadin selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda menyatakan saat ini Wali Kota memberikan perhatian khusus pada detail estetika dan kerapian, seperti kebersihan cat, keberadaan batu di area rerumputan hingga pemasangan paving block sampai di sudut – sudut yang ada di lingkungan sekolah Loa Bakung.
“Beliau menginginkan setiap pojok sekolah tampil rapi dan tertata. Termasuk lapangan upacara, akan kami lihat kembali apakah desain awal perlu disesuaikan,” ujar Asli Nuryadin dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda.
Asli Nuryadin menegaskan bahwa pemantauan dan input koreksi yang diberikan akan terus menyempurnakan keadaan sekolah terpadu Loa Bakung selama periode kontrak masih berjalan. Meskipun begitu, pihak Disdikbud memaklumi jika saat ini masih ada beberapa hal minor yang harus dibenahi.
“Tapi kami pastikan akan kami sempurnakan,” tegas Asli Nuryadin dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda.
Baca juga: Sekolah Berprestasi: SDN 10 Bongan Unggul dengan Bimbingan WWF
Pengawasan Sekolah Loa Bakung Berjalan Sesuai Regulasi
Asli Nuryadin menyatakan bahwa upaya pengawasan secara teknis saat ini telah berjalan sesuai ketetapan dan regulasi yang berlaku. Pihak Disdikbud Samarinda juga berencana untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak selama proses pendampingan. Hal tersebut dilakukan demi meningkatkan mutu sekolah secara keseluruhan.
“Pengawasan berjalan. Kami kolaboratif. Ada kebersamaan dan masukan juga dari pihak luar, agar sekolah ini betul-betul terlihat mutunya. Pak Wali Kota menekankan agar siswa tak hanya unggul secara akademik. Tapi juga dalam attitude. Itu sejalan dengan cita-cita kita semua,” terang Asli Nuryadin dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda.
Lebih lanjut, Asli Nuryadin menegaskan bahwa proses KBM (Kegiatan Belajar Mengajar) di Sekolah Terpadu Loa Bakung telah dimulai dan kurikulum yang dipakai saat ini mengacu pada standard nasional dengan diperkuat program – program unggulan seperti pembinaan karakter dan penguasaan bahasa asing.
