Nusantara – Seiring tuntasnya pembangunan IKN Tahap 1, kini Otorita IKN berfokus pada kualitas dan sisi keberlanjutan infrastruktur. Oleh karena itu, green building menjadi salah satu kewajiban di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara). Otorita IKN memastikan setiap gedung dan fasilitas yang ada telah memenuhi standard Bangunan Gedung Cerdas dan Bangunan Gedung Hijau.
Keberlanjutan dan Efisiensi Operasional Green Building di IKN
Danis Hidayat Sumadilaga selaku Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN menegaskan bahwa komitmen pembangunan green building di IKN tidak hanya sekedar menjaga kualitas atpi juga menjaga sisi keberlanjutan dan efisiensi operasional di IKN. Ia memastikan kualitas infrastruktur green building yang ada pada saat ini telah sangat memadai.
Danis Hidayat Sumadilaga menyatakan bahwa tim supervisi dan manajemen konstruksi yang mengerjakan seluruh proses pembangunan di IKN telah mengawasi kualitas bangunan dan infrastruktur secara ketat sehingga kualitas bangunan dan fasilitas yang dibangun pada tahap I terjamin dan memenuhi standard.
“Tim ini bertugas memastikan bahwa seluruh infrastruktur dibangun sesuai standar yang ditetapkan,” ujar Danis Hidayat Sumadilaga dalam kapasitasnya sebagai Plt Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN.
Baca juga: Komitmen Merealisasikan Investasi Hijau Antara Indonesia – Finlandia
Pengelolaan dan Pemeliharaan Aset Bangunan dan Fasilitas Hijau
Saat ini IKN (Ibu Kota Nusantara) memasuki tahapan pengelolaan dan juga pemeliharaan aset. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan dana anggaran yang cukup signifikan, yakni Rp 200 – 300 miliar setiap tahunnya. Oleh karena itu, angka dana anggaran tersebut dipastikan mencerminkan skala dan kompleksitas dari aset infrastruktur yang harus dijaga untuk bisa tetap berkelanjutan.
Keberadaan Bangunan Gedung Cerdas (BGC) dan Bangunan Gedung Hijau (BGH) di IKN tidak hanya diharapkan berjalan secara fungsional tapi juga mampu menjadi media penerapan prinsip – prinsip keberlanjutan dan juga teknologi mutakhir. Mengingat IKN memiliki komitmen tegas untuk melakukan pembangunan ramah lingkungan dan berteknologi tinggi sesuai ketentuan Kementerian PU.
Sebagai informasi, green building yang berkelanjutan berfokus pada upaya efisiensi sumber daya dan meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan di sekitarnya, mulai dari tahap perencanaan, proses konstruksi, operasional sehari – hari sampai pembongkaran gedung nantinya.
