HomeRegionalMarak Isu Beras Oplosan, Pemerintah Himbau Warga Tetap Tenang

Marak Isu Beras Oplosan, Pemerintah Himbau Warga Tetap Tenang

Kalimantan Timur – Setelah baru – baru ini pihak Kementerian Pertanian membuka investigasi terkait isu beras oplosan, pihak Pemda lewat Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi UKM meminta masyarakat untuk tetap tenang. Pasalnya, pihak Pemerintah Daerah saat ini telah mengambil langkah sigap untuk memberikan perlindungan terhadap konsumen dari praktik kecurangan perdagangan.

Isu Beras Oplosan Timbul, Pemprov Segera Gerak Cepat

Sebelumnya diketahui Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian RI mengungkap hasil investigasi terkait isu beras oplosan dan menyampaikan 212 merk beras yang diketahui berlaku curang dan tidak memenuhi standard.

Timbulnya isu beras oplosan tersebut tidak hanya menurunkan kepercayaan publik tapi juga memicu kepanikan dan menimbulkan rasa was – was dalam perilaku pembelian bahan – bahan pokok seperti beras. Meskipun begitu, pihak Pemprov (Pemerintah Provinsi) memberikan jaminan bahwa masyarakat tidak perlu resah.

“Kami mengerti kekhawatiran masyarakat, tapi penting untuk diingat bahwa kami sudah mulai bergerak. Koordinasi dengan Satgas Pangan, dinas kabupaten/kota, hingga kementerian sudah kami lakukan. Tim kami juga segera turun langsung ke pasar-pasar,” ujar Ali Wardana dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bidang Perdagangan DPPKUKM Kaltim.

Baca juga: Beras Oplosan Premium Beredar, Kementan Investigasi 4 Produsen Beras Makro

Pemerintah Daerah Sigap Lakukan Sidak

Menyikapi isu beras oplosan tersebut, Pemerintah Daerah langsung menyidak proses distribusi dan harga yang beredar di masyarakat luas. Pihak Pemda juga melakukan sidak demi memastikan beras yang saat ini beredar di pasaran sudah sesuai standard mutu dan aman untuk dikonsumsi.

Ali Wardana menyatakan saat ini gerak penanganan cepat dari Pemerintah Daerah diharapkan mampu meredam keresahan, spekulasi dan mencegah perilaku aksi borong masal yang dapat memperkeruh situasi saat ini.

“Tujuannya agar tidak ada kepanikan yang justru menyebabkan kelangkaan. Pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas pasar. Kami akan terus memantau kondisi pasar, memastikan stok cukup, dan barang yang beredar berkualitas. Untuk itu, kami minta masyarakat tetap tenang dan belanja dengan bijak” tegas Ali Wardana dalam kapasitasnya sebagai Kepala Bidang Perdagangan DPPKUKM Kaltim.

Berdasarkan analisis BPS, pelanggaran yang dilakukan oleh ratusan merk beras tersebut adalah memalsukan harga. Oleh karena itu, Ali Wardana meminta warga untuk tetap waspada dalam menyikapi arus informasi. Ia mengarahkan masyarakat untuk tenang, membeli beras secara wajar, bersikap cermat ketika berbelanja serta langsung melaporkan jika menemukan keganjilan terkait isu beras oplosan di lapangan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular