Nusantara – Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN (Ibu Kota Nusantara) baru saja menandatangani dokumen Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan ADP Otorita IKN dan juga menerbitkan Akta Notarial bersama dengan 5 investor IKN baru.
Investor IKN Dukung Percepatan Pembangunan IKN
Penandatanganan dokumen Perjanjian Pemanfaatan Tanah dan Pengalokasian Lahan ADP Otorita IKN dilakukan di gedung Auditorium Kementerian PU (Pekerjaan Umum) pada hari Senin lalu. Adapun kelima investor IKN terbaru yang datang adalah PT. Berkah Bersinar Abadi, PT. Puri Persada Lampung, PT. Balikpapan Ready Mix Nusantara, PT. Brantas Abipraya dan juga Universitas Negeri Surabaya.
Kedepannya kelima investor tersebut akan membangun berbagai fasilitas seperti perkantoran, gedung kampus, hotel hingga mixed – use building di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara).
“Itu bagian dari investasi swasta murni Rp 1,2 triliun, totalnya ada Rp 6,9 triliun,” ujar Basuki.
Total Investasi dari 5 Investor IKN Diperkirakan Mencapai RP 6.9 Triliun
Dalam acara RDP (Rencana Dengar Pendapat) yang diselenggarakan bersama dengan pihak Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, hari Rabu kemarin, pihak Otorita IKN yang diwakili oleh Basuki Hadimuljono menjelaskan nantinya ada total 5 proyek investasi murni beserta dengan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) yang akan segera masuk ke IKN untuk periode 2025 – 2026 dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp 6.94 Triliun.
Berikut daftar investor IKN dan investasi yang akan dilakukan:
– PT. Citadel Group Indonesia akan segera membangun Townhouse dan Mixed-Used Building dengan nilai investasi sebesar Rp 3.97 triliun diatas lahan seluas 2.17 hektar di kawasan KIPP 1A pada tahun 2025
– PT. Puri Persada Lampung akan membangun gedung perkantoran diatas lahan seluas 3 hektar di area KIPP 1A dengan total nilai investasi sebesar Rp 1.4 triliun dan diperkirakan akan berjalan di bulan Juli 2026
– PT. Makmur Berkah Hotel akan membangun hotel bintang lima bertaraf internasional dengan nilai investasi Rp 950 miliar di atas lahan seluas 2.04 hektar di area KIPP 1A pada tahun 2025
– Universitas Negeri Surabaya akan segera membangun Kampus PSDKU di atas lahan seluas 2.19 hektar pada Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) 1B dengan perkiraan nilai investasi sebesar Rp 150 miliar dan mulai dibangun pada tahun 2025, dan
– PT. Vitka Delifood akan membangun Momoo Juice dan Rumah Makan Padang Sederhana dengan luas lahan sebesar 0.35 hektar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan 1A dengan nilai investasi sebesar Rp 20 miliar dan mulai dibangun pada tahun 2025.
Pihak Otorita IKN memastikan kedepannya akan ada investor IKN yang akan datang dengan nilai investasi yang terus meningkat.
“Ini yang baru kita proses sampai final sampai bulan Januari, ini pasti akan tambah terus,” ucap Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN.
