Penajam Paser Utara – Pihak Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Penajam Paser Utara (PPU) berkomitmen untuk terus mengembangkan budidaya rumput laut jenis gracilaria untuk meningkatkan kesejahteraan para nelayan dan petani tambak.
Industri budidaya rumput laut terbukti memiliki potensi besar dengan jumlah produksi di angka 9.270 ton pada tahun 2024. Jumlah tersebut jauh melampaui target yang diproyeksikan pada industri budidaya rumput laut yang ditetapkan pada angka 8.000 ton.
Pencapaian Surplus dari Budidaya Rumput Laut di PPU
Angka pencapaian produksi budidaya rumput laut yang berada sekitar 15% diatas target menjadi bukti bahwa industri tersebut memiliki potensi besar untuk lebih berkembang kedepannya. Pada saat ini diketahui pusat dari budidaya rumput laut varian gracilaria sebagian besar berlokasi di Kecamatan Babulu, atau lebih tepatnya Babulu Laut.
Saat ini, produksi rumput laut linear dengan keberadaan tambak ikan dimana keduanya dibeli secara langsung oleh pihak pembeli yang datang secara langsung di lokasi dengan harga Rp 6.000/kg untuk kemudian dikirim ke Bontang.
Rozihan Asward selaku Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU menyebutkan bahwa harga jual dari rumput laut dipastikan dapat lebih tinggi lagi jika pihak petani mampu mengelola rumput laut lebih lanjut.
“Untuk sektor hilirnya ini nanti kami bakal beri pelatihan kepada petani rumput laut agar tidak hanya berupa rumput yang dijual, tetapi juga dalam bentuk lain yang harganya bisa didongkrak lebih baik lagi,” ucap Rozihan Asward dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU.
Baca juga: Selamat! 20 Koperasi Merah Putih di PPU Kini Resmi Berbadan Hukum
Potensi Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Penajam Paser Utara
Rozihan Asward menyampaikan bahwa rumput laut memiliki potensi yang sangat luas, dari mulai agar – agar hingga menjadi bagian dari upaya ketahanan pangan.
”Program ketahanan pangan ini perlu dukungan semua pihak, termasuk, dukungan dari petani rumput laut,” ujar Rozihan Asward dalam kapasitasnya sebagai Kepala Dinas Perikanan Kabupaten PPU.
Rozihan Asward menyebutkan pada saat ini pihak Pemkab PPU secara aktif memberi pendampingan untuk nelayan dan petani tambak yang ingin memahami tata cara budidaya rumput laut di perairan laut ataupun tambak.
Harapannya, usaha budidaya tersebut mampu berjalan secara berkelanjutan dan bertransformasi menjadi komoditas unggulan yang meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian dari masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara.
