Nusantara – Sampai saat ini upaya pembangunan IKN (Ibu Kota Nusantara) telaha mendapatkan dukungan investasi asing seperti dari Korea Selatan, Bulgaria, negara tetangga dan sahabat serta berbagai lembaga internasional. Kini, upaya pembangunan IKN akan semakin diperlancar dengan atensi investasi asing dari pihak AIIB (Asian Infrastructure Investment Bank) sebagai calon investor.
Minat Investasi Asing di IKN Semakin Positif
Baru – baru ini Presiden dan Ketua Dewan Direksi dari pihak AIIB, Jin Liqun, mendatangi Ibu Kota Nusantara (IKN) untuk bertemu dengan Basuki Hadimuljono dalam kapasitasnya sebagai Kepala Otorita IKN. Keduanya dijadwalkan untuk bertemu dan mendiskusikan potensi pendanaan sekaligus kolaborasi kerja sama dalam proses pembangunan IKN.
Basuki Hadimuljono menyatakan pihaknya telah memperinci detail dan potensi dari berbagai proyek strategis yang ada di IKN lengkap dengan skema pendanaan yang akan segera diterapkan.
Fokus dan harapan utama dari pertemuan Otorita IKN dengan Asian Infrastructure Investment Bank adalah mengembangkan IKN untuk menjadi Ibu Kota Politik Negara untuk periode 2025 – 2029.
Upaya pembenahan diri menjadi Ibu Kota Politik Negara mencakup usaha pembangunan gedung – gedung parlemen lengkap dengan ekosistem pendukung. Hal tersebut otomatis menjadi prioritas dalam upaya memindahkan pusat pemerintahan negara Indonesia ke IKN (Ibu Kota Nusantara).
“Kami juga menjelaskan skema pendanaan yang akan kami gunakan, yang mencakup kombinasi antara pendanaan dari APBN, investasi swasta, KPBU, dan creative financing,” ungkap Basuki Hadimuljono selaku Kepala Otorita IKN
“Kami optimistis dengan dukungan AIIB dan mitra strategis lainnya, serta dengan memperhatikan masukan yang berharga dari pertemuan ini, kita dapat mewujudkan IKN sebagai ibu kota negara yang modern, hijau, dan inklusif,” sambung Basuki Hadimuljono kembali.
Baca juga: Potensi Industri Baterai Mobil Listrik Tarik Minat Raksasa Tambang Perancis
Dampak Positif Investasi Asing AIIB Untuk Indonesia
Tidak hanya berinvestasi di IKN, saat ini AIIB (Asian Infrastructure Investment Bank) diketahui juga menjadi calon investor untuk beberapa proyek di Indonesia dari beragam sektor mulai dari Infrastruktur Kesehatan, Energi, Perkotaan hingga Transportasi.
Berikut 5 proyek yang sedang diusulkan ke pihak AIIB (Asian Infrastructure Investment Bank) adalah:
– RSAB Harapan Kita, untuk pembangunan dan integrasi proyek Three Diamond Hospital dengan perkiraan dana US$ 226.4 Juta.
– Upaya pendistribusian listrik di Pulau Sumatera dengan perkiraan pemberian dana investasi sebesar US$ 500 Juta
– Pengelolaan sampah padat untuk upaya pengembangan kota yang berkelanjutan, dengan pemberian dana investasi diperkirakan di angka US$ 150 Juta
– Proyek jembatan Batam Bintan dengan pemberian dana investasi senilai US$ 300 Juta
– Proyek Jalan Tol Trans Sumatera dari Cinto Kenang ke Sentjalang dengan nilai investasi US$ 1.2 Milyar
