Nusantara – Memiliki visi keberlanjutan, PT. Blue Bird Tbk melakukan ekspansi operasional 100% bus listrik di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara). Langkah ekspansi tersebut dilaksanakan demi menambah jumlah armada ramah lingkungan untuk memenuhi kebutuhan layanan untuk segmen taksi, rental dan bus.
Operasional 100% Bus Listrik di Ibu Kota Nusantara
Pengoperasian 100% bus listrik di IKN (Ibu Kota Nusantara) merupakan salah satu langkah ekspansi operasional BRT (Bus Rapid Transit) yang tentu sepenuhnya menggunakan sumber daya listrik.
Kehadiran bus listrik di kawasan IKN (Ibu Kota Nusantara) ini sejalan dengan konsistensi komitmen PT. Blue Bird Tbk dalam menerapkan Environmental, Social and Governance (ESG).
Adrianto Djokosoetono selaku Direktur Utama PT. Blue Bird Tbk mengungkapkan rasa terimakasih dan juga apresiasinya terhadap seluruh karyawan yang sudah berkonstribusi dan tentunya para pelanggan setia yang selama ini telah mempercayakan perjalanan terbaiknya bersama Blue Bird.
“Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkembang dan menghadirkan solusi mobilitas yang lebih baik pada masa depan,” kata Adrianto Djokosoetono dalam kapasitasnya sebagai Direktur Utama PT. Blue Bird Tbk.
Baca juga: Kabar Baik! Pajak Motor Listrik Kini Ditanggung Pemerintah
Blue Bird Sediakan Bus Listrik dalam Skala Nasional
Tidak hanya terbatas di IKN (Ibu Kota Nusantara), saat ini penyediaan armada bus listrik juga tersedia di kota Medan, provinsi Sumatera Utara. Untuk mempercepat pencapaian visinya, Blue Bird menjalin kolaborasi kerja sama dengan beberapa platform digital, termasuk aplikasi MyBlueBird demi meningkatkan keterjangkauan akses layanan.
Saat ini total armada Blue Bird yang aktif beroperasi telah mencapai setidaknya 24.000 unit yang juga mencakup penyediaan layanan mobilitas AKAP (Angkutan Antar Kota Antar Provinsi) Premium Cititrans Busline.
Pertumbuhan yang dicapai oleh Blue Bird didorong dari keberhasilan ekspansi dandiversifikasi layanan bisnis, seperti salah satunya penyediaan layanan bus listrik di IKN, adanya peningkatan permintaan oleh konsumen dan juga keberhasilan Blue Bird dalam memanfaatkan optimalisasi teknologi.
Seiring keberhasilan pertumbuhan pendapatan, Blue Bird juga berhasil meningkatkan profitabilitasnya sebagai korpporat. Diperkirakan EBITDA perusahaan tersebut mencapai nilai Rp 1,2 triliun alias pertumbuhan dalam rate 9% secara Year on Year (YoY).
