Kalimantan Timur – Diskes (Dinas Kesehatan) Kalimantan Timur baru – baru ini mencatat 353 kasus rabies yang diakibatkan oleh gigitan hewan penular rabies (GHPR). Dari total 353 kasus yang terjadi di di Kaltim, Balikpapan mencetak nomor paling tinggi dengan jumlah 107 kasus gigitan rabies.
Situasi Kasus Rabies di Kalimantan Timur
Dari jumlah keseluruhan 353 kasus yang terjadi, 328 korban GHPR (Gigitan Hewan Penular Rabies) diberikan VAR (Vaksin Anti Rabies). Sayangnya, sisa 25 kasus rabies yang diterima merupakan gigitan yang cukup parah sehingga pasien harus mendapat perawatan SAR (Serum Anti Rabies).
“Daerah rawan rabies di Kaltim masih ada. Selain Balikpapan, ada Samarinda dengan 61 kasus, Kutai Timur 34 kasus, dan Kutai Kartanegara 22 kasus,” jelas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Kalimantan Timur, dr. Jaya Mualimin.
Sampai saat ini berbagai langkah pencegahan terus dilaksanakan. Vaksin – vaksin rabies sudah dipersiapkan di berbagai fasilitas kesehatan, pihak Dinas Kesehatan (Diskes) pun sudah berelaborasi langsung dengan pihak Dinas Perternakan dan Kesehatan Hewan untuk mengadakan Kader Siaga Rabies untuk mengawasi perkembangan kasus rabies.
Pasalnya, penyakit yang ditularkan langsung dari hewan – hewan bertaring seperti anjing, kucing, kelelawar, kera atau hewan – hewan liar lainnya ini tidak bisa dianggap sepele begitu saja. Jika sudah tergigit, dr. Jaya Mualimin mengingatkan untuk langsung mencuci bekas gigitan dengan air yang mengalir dengan memakai sabun selama 15 menit.
Setelahnya segera periksakan diri ke lokasi fasilitas kesehatan terdekat. Pada saat yang bersamaan, dr. Jaya Mualimin juga mengingatkan bahwa setiap hewan peliharaan yang memiliki taring sebaiknya segera menerima vaksin rabies.
“Jangan menunggu, meski hewan sudah divaksin sebaiknya tetap diperiksa. Penanganan yang cepat dan tepat penting,” tegas dr. Jaya Mualimin
Waspada Akan Bahaya Penyakit Rabies
Dilansir dari Alodokter, penyakit rabies memiliki gejala awal seperti berikut:
– Kesemutan
– Sakit kepala
– Merasa lelah atau lemas
– Tidak nafsu makan
– Demam hingga mengigil
Jika dibiarkan, keadaan pasien rabies akan semakin memburuk. Adapun keluhan atau gejala lanjutan dari pasien rabies adalah:
– Kram otot
– Mengalami sesak nafas
– Melihat halusinasi
– Koma
