HomePolitikGubernur & Mentan Kembangkan Program Swasembada Pangan Berteknologi

Gubernur & Mentan Kembangkan Program Swasembada Pangan Berteknologi

Kalimantan Timur – Saat ini program swasembada pangan menjadi salah satu agenda penting yang dimiliki oleh Provinsi Kalimantan Timur. Rudy Mas’ud selaku Gubernur Kaltim menyebutkan ketergantungan stok dari daerah luar harus ditekan dan ia yakin provinsi Kaltim dapat sukses melaksanakan program swasembada pangan dalam waktu 6 bulan kedepan.

“Insyaallah, Kaltim bisa swasembada pangan,” kata Rudy Mas’ud saat ia mendampingi Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian.

Urgensi Program Swasembada Pangan di Kalimantan Timur

Saat ini, kebutuhan beras di provinsi Kalimantan Timur mencapai 450.000 ton per tahunnya. Dari total keseluruhan konsumsi tersebut, diketahui sekitar 60% dari total ketersediaan kebutuhan pokok tersebut masih mengandalkan stok yang didatangkan dari daerah di luar Kaltim.

Rudy Mas’ud selaku Gubernur Provinsi Kalimantan Timur menekankan kembali bahwa Benua Etam harus mampu melepaskan ketergantungan tersebut. Hal ini dapat dicapai jika padi – padi yang telah ditanam di provinsi Kaltim dapat dipanen setidaknya 2 kali dalam satu tahun.

“Kalau perlu tiga kali,” tegas Rudy Mas’ud dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Provinsi Kalimantan Timur.

Demi mencapai hal tersebut, irigasi yang ada di area persawahan Kaltim harus diperbaiki dan ditingkatkan performanya sehingga seluruh area persawahan dapat dialiri oleh air tanpa henti.

Saat ini provinsi Kalimantan Timur tercatat mempunyai area sawah aktif seluas 46.640 hektar dan diperkirakan masih ada beberapa lahan tidur yang bisa dioptimalkan dalam waktu dekat ini.

Baca juga: Perkuat Swasembada Pangan, Long Mesangat Resmi Jadi Sentra Penghasil Padi

Pesan Andi Amran Sulaiman Selaku Menteri Pertanian

Kedepannya, Kementerian Pertanian RI mengharapkan Provinsi Kalimantan Timur dapat menyisihkan lahan setidaknya 20.000 hektar untuk disulih rupa menjadi kawasan pertanian yang aktif. Merespons harapan dari Menteri Pertanian, Rudy Mas’ud mengajak para petani sekaligus para pelaku usaha yang aktif di sektor pertanian agar mau bekerja sama dalam menggarap lahan pertanian.

“Mudah-mudahan Kaltim bisa lebih dari itu. Keringat dan kerja keras merekalah pondasi ketahanan dan kemandirian pangan Kaltim,” ucap Rudy Mas’ud dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Provinsi Kalimantan Timur.

Lebih lanjut, Andi Amran Sulaiman selaku Menteri Pertanian RI menyebutkan bahwa pihaknya siap memberikan dukungan maksimal demi mewujudkan visi program swasembada pangan hingga mencapai kemandirian pangan di provinsi Kalimantan Timur.

Ia juga menegaskan Kementerian Pertanian akan segera memberikan bantuan berupa alat – alat pertanian dengan teknologi teruji dengan memakai anggaran sebesar Rp 10 triliun.

“Nanti kita bagi ke daerah-daerah. Gratis, sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Pertanian harus full mekanisasinya. Tidak ada petani bongkok-bongkok lagi. Alat pertanian nanti aku lengkapi,” tegas Andi Amran Sulaiman dalam kapasitasnya sebagai Menteri Pertanian RI.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular