Kalimantan Timur – Rudy Mas’ud selaku Gubernur Kaltim menyampaikan bahwa Dody Hanggodo selaku Menteri PUPR setuju untuk segera melakukan upaya perbaikan jalan rusak di provinsi Kalimantan Timur. Adapun perbaikan jalan rusak akan dilakukan di jalan irigasi yang ada di kawasan pertanian dan juga jalan antar Kabupaten yang mengalami kerusakan.
Upaya Perbaikan Jalan Rusak Untuk Tingkatkan Kualitas Infrastruktur
Jalanan rusak sampai saat ini masih menjadi salah satu persoalan di sektor infrastruktur. Melihat banyaknya keluhan masyarakat yang datang dari berbagai wilayah di provinsi Kaltim, maka Rudy Mas’ud mengutarakan persoalan tersebut di kesempatan audiensi bersama Menteri PUPR, Dody Hanggodo di Jakarta.
“Saya diterima langsung oleh Pak Menteri PUPR di ruang kerjanya. Alhamdulillah, beliau merespons baik dan siap mendukung upaya kita memperbaiki jalan-jalan yang rusak di Kaltim,” ujar Rudy Mas’ud dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Kalimantan Timur.
Baca juga: Jamin Keamanan Masyarakat, Jalan MT. Haryono Akan Dilengkapi CCTV
Pemerintah Pusat Komitmen Dukung Pembangunan Infrastruktur Daerah
Melihat urgensi dari permasalahan tersebut, Dody Hanggodo menanggapi positif permintaan perbaikan jalan rusak tersebut dan mengutarakan pemerintah pusat memiliki komitmen kuat untuk membantu pembangunan infrastruktur strategis di Kalimantan Timur.
Melanjuti restu dan arahan dari Dody Hanggodo selaku Menteri PUPR, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di provinsi Kaltim menyanggupi untuk segera mempercepat proses perbaikan jalan rusak di Benua Etam.
Dody Hanggodo juga menyebutkan bahwa saat ini jalan dan irigasi tengah menjadi 2 prioritas utama dalam menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Langkah perbaikan jalan rusak menjadi bentuk nyata keseriusan Pemprov untuk mewujudkan pemerataan infrastruktur.
“Kami mendukung penuh upaya Gubernur Kaltim untuk kepentingan masyarakat. Sinergi antara pusat dan daerah akan terus diperkuat, terutama dalam hal konektivitas dan swasembada pangan,” kata Dody Hanggodo selaku Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Republik Indonesia.
Menanggapi akan segera diberlakukannya upaya perbaikan jalan – jalan yang rusak, masyarakat mempunyai harapan agar rencana tersebut dapat segera terwujud dan memberikan dampak nyata terhadap ketersediaan akses jalan yang selama ini selalu menjadi salah satu hambatan terbesar dari proses mobilitas dan distribusi di Kalimantan Timur.
