HomeRegionalTinggal 62 Ekor, Pemprov Tekankan Urgensi Konservasi Pesut Mahakam

Tinggal 62 Ekor, Pemprov Tekankan Urgensi Konservasi Pesut Mahakam

Kalimantan Timur – Saat ini jumlah pesut mahakam yang ada di Sungai Pela diperkirakan tidak lebih dari 62 ekor. Mengetahui hal tersebut, Pemprov Kaltim menekankan pentingnya upaya konservasi pesut mahakam. Saat ini pemerintah setempat berusaha keras untuk menjaga, menyelamatkan dan mengembangbiakkan satwa tersebut supaya populasi mereka dapat meningkat setiap tahunnya.

Gubernur Dukung Penuh Upaya Konservasi Pesut Mahakam

Rudy Mas’ud selaku Gubernur Kalimantan Timur menegaskan pihaknya mendukung penuh upaya konservasi pesut mahakam, dari mulai aksi penyelamatan hingga pelestarian. Hal ini ia sampaikan saat kunjungan kerja bersama dengan Hanif Faisol Nurofiq selaku Menteri Lingkungan Hidup di Desa Pela.

Gubernur Kaltim tersebut menyadari bahwa upaya penyelamatan, pelestarian dan pengembangbiakan spesies endemik Kalimantan Timur tersebut sangatlah penting karena saat ini keberadaan satwa tersebut semakin punah. Apalagi, diketahui rentang usia maksimal pesut mahakam adalah 40 tahun dan hanya dapat berkembang biak maksimal 3 kali selama masa hidupnya.

“Pesut Mahakam bukan hanya kebanggaan masyarakat Kalimantan Timur, tapi sudah menjadi simbol keanekaragaman hayati Indonesia yang perlu terus dijaga bersama di tengah habitat yang hanya tinggal 62 ekor,” ucap Rudy Mas’ud dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Kalimantan Timur.

Baca juga: Lindungi Ekosistem Gambut, Pemprov Kolaborasi dengan Jerman

Masyarakat Kaltim Diharapkan Terlibat dalam Upaya Konservasi

Membuktikan komitmen kuat dalam merealisasikan usaha pelestarian lingkungan, tidak hanya mencanangkan konservasi pesut mahakam, pihak Pemprov memberikan perhatian khusus pada pembentukan kebijakan daerah dan juga menjalin kerjasama dengan pihak Kementerian terkait.

Dalam waktu yang bersamaan, Rudy Mas’ud menekankan bahwa upaya konservasi tidak boleh berhenti di kawasan tertentu, tapi juga harus didukung secara luas dan menjadi gerakan bersama dari seluruh masyarakat Benua Etam. Rudy Mas’ud juga optimis kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dapat memperkuat upaya kolaborasi untuk dapat menyusun berbagai langkah strategis.

“Pemprov Kaltim mendukung penuh upaya penyelamatan dan pelestarian Pesut Mahakam ini,” tegas Rudy Mas’ud dalam kapasitasnya sebagai Gubernur Kalimantan Timur.

Saat ini, ia menekankan pentingnya untuk menemukan teknologi dan sistem yang ideal untuk dapat menngembangbiakan spesies endemik Kalimantan Timur untuk mendapatkan hasil yang terbaik. Tak lupa, ia juga mengapresiasi warga Desa Pela yang telah aktif berpartisipasi menjaga ekosistem sungai dan danau setempat.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular